oleh

Gerakan Koperasi Adakan Study Lapangan Banyu Urip

Bojonegoro, perwakilan gerakan koperasi di Bojonegoro berjumlah 40 orang dari perwakilan koperasi koperasi di Bojonegoro, Selasa (12/12) pagi tadi melakukan lawatan di Lapangan Banyuurip Exxon Mobil Oil Indonesia di Kecamatan Gayam.

Rombongan diterima oleh Ikhwan Arifin dan Fenny selaku perwakilan Exxon Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Pemkab Bojonegoro, Elza Deba Agustina menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Exxon Mobil yang telah memberikan kesempatan kepada gerakan koperasi di Bojonegoro untuk melakukan kunjungan lapangan di Lapangan minyak Banyuurip here are the findings.

Elza Deba mengatakan bahwa kunjungan ini dilakukan untuk membuka akses gerakan koperasi untuk bergerak lebih maju. Kunjungan kerja ini diikuti oleh perwakilan koperasi di Bojonegoro.

Dewan Pimpinan Koperasi Daerah Kabupaten Bojonegoro, Sriyadi Purnomo menyampaikan mungkin ada hal yang bisa dikerjasamakan dengan pihak koperasi yang ada di Bojonegoro apakah gerakan koperasi di sekitar lapangan Banyuurip. Bisa juga jika ada kegiatan yang bisa di kerjasamakan dengan gerakan koperasi di Bojonegoro.

Sriyadi menjelaskan dana koperasi di Bojonegoro menyentuh angka 500 milyar lebih. Kedepan dia berharap gerakan koperasi bisa bekerjasama dengan pihak Exxon, kita berharap ada sinergitas bersama. Jika orang Bojonegoro saja bisa mengapa harus orang di Luar Bojonegoro.

Dirinya berharap Gerakan Koperasi ini bisa menjadi partner dalam pengembangan ekonomi diwilayah Bojonegoro. Dirinya berharap Dinas Koperasi dan Pemkab menjembatani dengan pihak Exxon untuk memgembangkan roda perekonomian rakyat.

Ikhwan Arifin perwakilan Exxon Mobil Cepu Limited kunjungan dari gerakan koperasi adalah hal sangat luar biasa, pergerakan koperasi adalah salah satu soko guru perekonokian dan pendamping ekonomi kerakyatan.

Perjuangan koperasi masih sangat besar untuk menjadi soko guru perekonomian rakyat. Karena koperasi dan Konglomerasi memiliki nasib yang berbeda. Namun melihat semangat gerakan koperasi di Bojonegoro yang memiliki visi kedepan. Menangapi apa yang disampaikan oleh Dekopinda Bojonegoro , Ikhwan Arifin ,

Lapangan banyuurip ini menyumbang 25 persen dari produksi nasional Indonesia 850.000 barrel per hari total produksi minyak di seluruh Indonesia. 1,2-1,5 juta barel kebutuhan minyak diseluruh wilayah Indonesia, jd kita ketahui berapa kekurangan minyak yang kita butuhkan setiap hari.

Pemerintah menempatkan lapangan banyuurip menjadi titiknstrategis, produksi kita 200.000 – 220.000 barrel per hari, 80 persen pemasukan masuk kepemerintah pusat, kemudian oleh pemerintah pusat akan didistribusikan kembali ke daerah sesuai alokasi dana bagi hasil migas. Dia menjelaskan pendapatan migas kita masih menjadi tumpuan kekuatan anggaran baik negara maupun pemerintah. Ikhwan juga menjelaskan tentang dana Participating Interest yang dikelola oleh Dua propinsi yakni Jawa Timur dan Jawa Tengah serta dua Kabupaten yakni Kabupaten Blora dan Bojonegoro.

Bojonegoro, 12 Desember 2017
Kepala Bagian Humas dan Protokol

HERU SUGIHARTO, SE, MM
Pembina
NIP.19690423 200312 100использование вирусного маркетингаtouroperatorкомпаниясервис

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed