oleh

KH Said Aqil Siroj Bangga Terhadap Kader Muslimat NU yang Jadi Kepala Daerah

Suryanasional.com – Kepala daerah terpilih Kabupaten Bojonegoro , Hj Ana Muawanah yabg juga Sekretaris IV PP Muslimat NU menghadiri halal bi halal Muslimat NU, Ahad (8/7) di Gedung Konvension TMPN Kalibata, Jakarta Selatan. Dalam kesempatan tersebut Hj Anna Muawanah dan beberapa kader muslimat NU yang terpilih menjadi kepala daerah mendapat apresiasi dari Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj.

“Saya bangga terhadap para kader Muslimat NU yang terpilih menjadi kepala daerah dalam pilkada serentak 26 Juni 2018 lalu. Ini adalah amanah mulia yang harus diemban para Srikandi NU, baik sebagai bupati, wali kota, maupun gubernur,” kata KH Said Aqil Siroj.

Kader Muslimat NU yang terpilih menjadi kepala daerah ialah: Khofifah Indar Parawansa (Ketum PP Muslimat NU/Gubernur Jatim), Hj Ana Muawanah (Sekretaris IV PP Muslimat NU/Bupati Bojonegoro),
Umi Azizah (Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Tegal/Bupati Tegal), Nyai Hj Munjidah Wahab (Ketua PC Muslimat Jombang/Bupati Jombang), Hj Ita Puspita Sari (Bendahara Muslimat NU Mojokerto/Wali Kota Mojokerto).

Di hadapan pengurus Muslimat NU tingkat wilayah dan cabang yang hadir dari seluruh Indonesia, Kiai Said menekankan pada khittah pengabdian Muslimat untuk masyarakat banyak secara nasional. Sebab itu, jangan berpuas diri sebagai penentu kebijakan daerah, tetapi juga harus menjadi penentu kebijakan nasional berangkat dari problem di daerahnya.

“(Peran sebagai penentu kebijakan) ini yang kita tunggu-tunggu. Anda harus berperan secara luas di tengah-tengah masyarakat, peran dalam bidang agama, budaya, peradaban, pendidikan, ekonomi, kesehatan, maupun politik,” terang Kiai Said didampingi istri Nyai Hj Nurhayati (Ketua Periodik PP Muslimat NU).

Bahkan, Kiai Said juga berharap para kader NU terus mengambil peran sebagai penentu kebijakan internasional. Baik di bidang perdamaian, stabilitas keamanan global, moneter, maupun peran di PBB.

“Alhamdulillah NU akan memasuki usia 100 tahun. Dengan segala pengalaman, ada manisnya dan pahitnya. Kadang-kadang banyak temannya dan kadang juga sendirian, tapi NU tetap akan bermanfaat bagi keberlangsungan Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu Hj Ibu Anna Muawanah saat dimintai keterangan oleh media Suryanasional.com terkait apresiasi dari KH Said Aqil Siroj mengucapkan terima kasih atas risalah yang sangat berharga dari ketua umum PBNU tersebut. Selain itu, Hj Anna Muawanah juga mengucapkan terima kasih juga
atas doa ,dukungan dan bantuan PP Muslimat dan Seluruh Warga muslimat serta segenap masyarakat Bojonegoro.

“Risalah dari Pak Kyai Said Aqil Siroj, sangat berharga dan bermakna sekali buat saya. Semoga amanah ini bisa saya emban dengan baik,” kata Hj Anna Muawanah.

“Saya juga ingin mengucapkan terima kasih atas doa, dukungan dan bantuan PP Muslimat dan Seluruh Warga muslimat serta segenap masyarakat Bojonegoro,” tutur Hj Anna Muawanah.

Dalam kegiatan tasyakuran, halal bi halal, dan disambung Rapat Pleno PP Muslimat ini, hadir Wakil Ketua Umum MUI Pusat KH Zainut Tauhid, Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa, Dewan Penasihat PP Muslimat NU Hj Mahfudhoh Aly Ubaid, Ketua DPP Kowani Giwo Rubianto Wiyogo, beserta kader Muslimat NU se-Jabodetabek dan Jawa Barat.(Lex/red).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed