oleh

Pusura Silaturohim Dengan Kapolrestabes Surabaya

Surabaya Suryanasional.com- Pemuda Putra Surabaya (Pusura) Surabaya bersilahturahmi di Kapolrestabes Bertempat di ruang Musium mati/hidup Mapolrestabes Surabaya Jl. Sikatan Surabaya, telah dilaksanakkan Komunikasi antara Kapolrestabes Surabaya dengan Pusura yang diikuti 12 orang perwakilan dari Pusura Penanggung jawab Bpk. Hosleh Abdullah (Ketua Pusura), dalam rangka membahas terkait Aliansi Mahasiswa Papua yang berada di Surabaya.

Dengan perwakilan memasuki ruang Musium mati/hidup dan di terima oleh Kombespol Rudi Setiawan, S. Ik (Kapolrestabes Surabaya), adapun tuntutan yang disampaikan untuk Mendukung aparat pemerintah Kota Surabaya untuk melakukan penertiban terhadap Aliansi Mahasiswa Papua yang berada di Surabaya untuk tidak melakukan makar.

Mendukung aparat pemerintah untuk melakukan operasi Yustisi kependudukan terhadap para mahasiswa Papua yang tinggal di Kota Surabaya. Perbincangan antara Kapolrestabes Surabaya dengan perwakilan Pusura, Untuk Melawan kita lewat medsos karena mereka juga bermainnya di medsos.
Untuk perlawanan secara fisik tunggu komando dari pihak kepolisian dan aparat pemerintah. Diminta kita mempelajari kejadian ini sesungguhnya pada saat tanggal 1 dan 6 Juli 2018. Dengan Pemutarbalikan fakta oleh mereka atas kejadian-kejadian di daerah Kalasan Surabaya. Sementara di jalan Kalasan sepertinya kayak Kedutaan besar yang tidak bisa dimasuki oleh aparat keamanan itu baik RT maupun aparat pemerintah kota Surabaya.
Bahwa Pusura mendukung pihak kepolisian maupun Pemda Surabaya untuk melakukan penertiban terhadap Mahasiswa Papua melalui Operasi Yustisi Pendataan Kependudukan serta melarang Mahasiswa Papua melakukan kegiatan makar diwilayah Surabaya. Dengan hasil dari pertemuan antara Pusura dan Kapolrestabes Surabaya bahwa perlawanan secara fisik tunggu komando dari Kepolisian dan Aparat Keamanan yang lain serta kegiatan dari AMP dalam mempolitisir Apkam maupun pemerintah melalui jejaring medsos. Pemuda Putra Surabaya (Pusura) berkeinginan untuk melaksanakan mediasi dengan Bapak Pangdam V/Brw rencananya pada hari Jumat tgl 13 Juli 2018 pukul 13.00 WIB, dgn Agenda Penertiban terhadap Mahasiswa Papua yang berada diwilayah Surabaya.( Budi R).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed