oleh

Wagub Akademi Angkatan Laut Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi, S.E. Mencetak Perwira TNI AL, Supaya Memiliki Tiga Dimensi

Editor:Tri Karyono|Reporter:Budi Raharto

Suryanasional.com|Surabaya,-Akademi Angkatan Laut sebagai suatu lembaga pendidikan pembentukan tingkat Akademi bertugas mencetak dan menyiapkan perwira-perwira TNI AL yang memiliki tiga dimensi kemampuan yaitu kemampuan akademik, kemampuan kesamaptaan jasmani dan mental kepribadian.

Guna mencapai ketiga tersebut, maka penyelenggaraan pendidikan di AAL dibagi dalam tiga aspek kegiatan yaitu pengajaran, pelatihan dan pengasuhan. Ketiga aspek tersebut merupakan satu-kesatuan yang saling bersinergi dalam menghasilkan hasil didik taruna Akademi Angkatan Laut yang profesional, tanggap, tanggon dan trengginas.

Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi, S.E. pada acara pembukaan pembekalan perwira pengasuh di gedung Dewakang, Bumimoro AAL, Kamis pagi pukul 09.00 WIB tanggal 18 April 2019. Hadir pada acara tersebut Sekretaris Lembaga (Seklem) AAL Kolonel Laut (P) Yoos Suryono Hadi, M.Tr (Han), Direktur Personel (Dirpers) AAL Kolonel Laut (KH/W) Tresna Kusumawati, S.Pd., M.A.P. dan para Perwira Pengasuh Taruna AAL serta segenap personel AAL lainnya.

“Didalam mendidik taruna Akademi Angkatan Laut sebagai calon pemimpin TNI AL di masa depan yang profesional, tanggap, tanggon dan trengginas dibutuhkan profil seorang perwira pengasuh yang berkualitas, memahami pola dan teknik pembinaan, pengasuhan, disiplin, kepemimpinan serta sikap dan etika yang baik. Dalam konteks inilah peningkatan kualitas para perwira pengasuh perlu secara terus-menerus ditingkatkan dan dikembangkan, salah satunya adalah melalui kegiatan dan pembekalan ini”, tegas Wagub AAL.

Wagub AAL Brigjen TNI (Mar) Endi Supardi, S.E. juga menyatakan bahwa dalam pembekalan ini para peserta akan belajar tentang meteri-materi pengasuhan dan kepemimpinan diantarannya Peraturan Kehidupan Taruna (Perduptar) dan Peraturan Khusus Taruna (Persustar), Career Maturity Inventory (CMI) dan pengambilan keputusan, hukum disiplin prajurit dan protes kumplin, pola-pola pengasuhan, model-model pembentukan perilaku dan kepemimpinan militer. Diharapkan para pengasuh nantinya akan mampu memahami dan mengaplikasikan materi dengan baik kepada para taruna dan taruni AAL.

“Saya berharap kegiatan ini akan menjadi suatu wahana yang tepat dalam upaya pencerahan bagi para peserta dalam melaksanakan tugas pengasuhan nantinya. Manfaatkan pembekalan ini dengan sebaik-baiknya sebagai wujud tanggung jawab moral dan profesi untuk meningkatkan kompetensi sebagai perwira pengasuh taruna Akademi Angkatan Laut sehingga dapat memberikan kontribusi terbaik bagi peningkatan kualitas akademis, kesamaptaan jasmani dan kepribadian taruna Akademi Angkatan Laut. Ikuti kegiatan ini dengan serius dan seksama agar tujuan dan sasarannya dapat tercapai sesuai yang diharapkan”.

Diakhir amanat Wagub AAL berharap kepada para instruktur dan staf pengajar agar melaksanakan tugas ini dengan sebaik-baiknya, berikan semua ilmu pengetahuan yang kalian miliki kepada para peserta agar mereka dapat memiliki wawasan dan pengetahuan yang luas tentang hal-hal yang berkaitan dengan tugas pokok sebagai perwira pengasuh.

Seusai sambutan acara dilanjutkan dengan paparan satu dari Kepala Mimbar Latihan Kepemimpinan Letkol Laut (KH) Hari Purwanto dan paparan kedua dari Lembaga Psikologi Angkatan Laut, hingga pada pukul 12.00 WIB melaksanakan istirahat dan makan bersama yang telah disiapkan oleh pihak panitia. Kemudian acara dilanjutkan pada pukul 12.30 dengan paparan ketiga oleh Kolonel Laut (KH) Agus Winarto beserta Mayor Laut (KH) Lutfi dari Dinas Psikologi Angkatan Laut.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed