oleh

Penukaran Uang di Lapangan Kodam V Brawijaya BI Jatim Buka Layanan

-Ekonomi-18 views

Editor:Tri Karyono|Reporter:Budi Raharto

Suryanasional.com|Surabaya,-Bank Indonesia (BI) Perwakilan Jawa Timur memperkirakan kebutuhan uang baru untuk momen Lebaran tahun ini meningkat 14,8% seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang terjadi di wilayah Jatim.
Difi Ahmad Johansyah, Kepala Perwakilan BI Jatim, mengatakan peningkatan kebutuhan uang untuk Lebaran ini didorong oleh faktor pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor, misalnya tersambungnya jalan tol Trans Jawa dari Surabaya-Jakarta, Surabaya-Malang dan Surabaya-Probolinggo.

“Infrastruktur Jawa sudah terkoneksi dengan baik sehingga perkiraan kami arus orang mudik akan semakin banyak, dan altivitas pembayaran juga akan makin banyak,” katanya di sela-sela pembukaan Hari Penukaran Uang BI di Kodam V Brawijaya, Selasa (21/5/2019).

Dia mengatakan peningkatan kebutuhan uang tahun ini yang diperkirakan mencapai Rp33,4 triliun tersebut tercermin dari peningkatan permintaan uang oleh perbankan yang ada di Indonesia. Difi menambahkan untuk memenuhi kebutuhan penukaran uang baru untuk Lebaran, BI Jatim telah menyiapkan Rp33,4 triliun. Khusus di wilayah Surabaya, BI membuka layanan penukaran uang di area lapangan Kodam V Brawijaya bersama dengan 13 perbankan lainnya dengan menyiapkan uang baru sebanyak Rp17,1 triliun.

“Jumlah peserta perbankan yang ikut pelayanan tahun ini meningkat menjadi 13 bank, kalau tahun lalu hanya 12 bank yang ikut,” katanya.

Kegiatan penukaran uang di Kodam Brawijaya ini dilakukan pada 21 – 24 Mei 2019 dan 27 – 29 Mei 2019. Setiap bank akan menyediakan kuota antrean untuk 100 orang/hari dengan maksimal penukaran Rp3,7 juta/orang.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, itu menambahakan setiap hari BI melayani 1.300 orang dengan dibantu 13 bank layanan mobil kas keliling yang ikut ambil bagian dari program layanan uang baru. Masing-masing bank setiap hari melayani 100 penukar.

Masyarakat diberi kesempatan untuk menukarkan uang maksimal satu paket. Satu paket senilai Rp 3.700.000 dengan rincian satu bendel Rp 2.000, satu bendel Rp 5.000, satu bendel Rp 10.000 dan satu bendel Rp 20.000.
Difi menambahkan BI juga membuka layanan penukaran uang di 15 rest area jalan tol dan 4 gerbang tol untuk penjualan top up uang elektronik atau e-toll bahkan plafon kartu sudah mencapai Rp2 juta.

“Nanti yang di rest area tol ini digelar sebelum Idul Fitri atau pas momen mudik. Lalu kita siapkan juga layanan untuk top up e-toll. Kami mengimbau agar masyarakat tahu persis berapa tarif tol yang harus dibayar saat melintas sehingga sekali top up isinya cukup,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kasdam V Brawijaya Brigjen TNI Bambang Ismawan mengatakan Kodam menyediakan tempat dan ingin membantu mengamankan jalannya proses penukaran uang.
“Kami hanya membatu untuk dapat melayani masyarakat dari sisi pengamanan, pelaksanaan yang aman dan tertib agar bisa bermanfaat sebaik-baiknya,” imbuhnya.

Sementara dalam penukaran uang di lapangan Makodam V Brawijaya, Surabaya sejak pukul 06.00 WIB, masyarakat sudah antre mengambil nomor penukaran uang di lokasi. Mereka mengambil nomor antrean yang sudah ditentukan panitia beserta nomor tenda bank yang harus dituju.Mereka dengan tertib duduk di bawah tenda dan juga di bawah pohon yang telah disiapkan panitia untuk mendapatkan giliran panggilan yang mulai dibuka tepat pukul 09.00 WIB.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed