Gelar Reses, Sukur Priyanto Serap Aspirasi Masyarakat

Bojonegoro, Suryanasional.com – Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto menggelar Kegiatan Reses Masa Sidang II 2020. Reses dilakukan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Reses digelar di kantor DPC Demokrat, Jumat (26/6/2020).

“Reses dilakukan guna menyerap aspirasi masyarakat.  Berbagai persoalan yang ada di masyarakat harus segera ditindak lanjuti dan diselesaikan. Dengan kompetensi yang dimiliki pemerintah Bojonegoro, sudah barang tentu DPRD harus hadir di tengah masyarakat. Banyak persoalan masyarakat yang harus kita penuhi dan selesaikan,” kata Sukur Priyanto

Menurut Sukur, hal ini dilakukan karena DPR merupakan perwujudan perwakilan rakyat dalam pemerintahan.

“Jika ada harapan dan keinginan tentang persoalan di lingkungan masing-masing dalam konteks kemasyarakatan, saya dengan senang hati akan membantu. Seperti permasalahan jalan, penerangan, maupun perbaikan Masjid atau Musholla,” terang Ketua DPC Demokrat Bojonegoro tersebut

Saat ini, lanjut Sukur, Bupati Bojonegoro telah berbaik hati dengan memberikan kesempatan kepada pokok pikiran (pokir) memberikan bantuan sosial untuk pembangunan masjid atau Musholla atau kegiatan-kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dalam reses ini, Sukur Priyanto juga menyikapi Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berbasis zonasi yang saat ini banyak dikeluhkan oleh para orang tua murid.

“Persoalan PPDB saat ini semoga pihak-pihak yang berkompeten bisa meminimalkan resiko dan kekecewaan masyarakat,” terangnya.

Namun Sukur Priyanto berjanji, pada tahun 2021 nanti, persoalan PPDB akan berjalan dengan lebih komprehensif mulai dari proses sosialisasi, pelaksanaan, pengawasan, hingga evaluasi sehingga orang tua siswa merasa ada jaminan fairness dan transparansi,” jelas Sukur.

Reses ini juga dijadikan kesempatan Sukur Priyanto memberikan pemahaman mengenai APBD dan keperuntukannya untuk pembangunan Bojonegoro.

“APBD kita jauh lebih besar daripada kabupaten lainnya. Kita berharap dengan besarnya APBD yang kita miliki ini menjadi landasan dalam membangun Bojonegoro agar menjadi seperti yang kita harapkan,” jelasnya.

Dijelaskan Sukur, APBD tersebut termasuk realisasi program-program bupati yang tertuang dalam rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).(Lex/red).