Paripurna Nota Penjelasan Bupati Bojonegoro Atas Raperda Dana Abadi Pendidikan

Bojonegoro, Suryanasional.com – DPRD Bojonegoro menggelar Sidang Paripurna Nota Penjelasan Bupati Bojonegoro atas Dana Abadi Pendidikan daerah, Rabu (12/03/2025) di Ruang Paripurna DPRD Bojonegoro.

Agenda paripurna juga meliputi pandangan fraksi-fraksi atas nota penjelasan bupati terhadap raperda dana abadi pendidikan daerah.

Rapat parupurna dipimpin Ketua DPRD Abdulloh Umar serta unsur pimpinan lain seperti Hj, Mitroatin, Sahudi S.E, Bambang Sutrisno.

Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dalam pidatonya menyampaikan, bahwa program dana abadi pendidikan ini merupakan cita-cita yang kurang lebih 10 dinanti masyarakat Bojonegoro.

“Program Dana Abadi Pendidikan merupakan upaya mencerdaskan kehidupan berbangsa sebagaimana yang diamanatkan UUD 1945. Pendidikan juga investasi jangka panjang yang harus menjadi prioritas utama,” kata Bupati Wahono.

Disenutkannya, bahwa Dana abadi Pendidikan merupakan tabungan yang akan dikelola secara profesional dengan menempatkan sebagian pendapatan daerah dari sektor minyak dan gas (migas). Mekanisme pengelolaan dana akan dilakukan melalui portofolio yang jelas, menguntungkan, dan berisiko rendah.

“Kita menargetkan penempatan dana abadi sebesar Rp3 triliun dalam waktu 5 tahun atau lebih cepat. Sumber dana dari sebagian pendapatan transfer dana bagi hasil migas, pendapatan investasi, dan sumber lainnya,” kata Bupati Wahono.

Selanjutnya, hasil dari pengelolaan dana abadi ini akan dimanfaatkan untuk berbagai program pendidikan, seperti pemberian beasiswa pendidikan dan penelitian, serta pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Sementara penerima manfaat dari dana abadi ini adalah seluruh masyarakat Bojonegoro, sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” katanya.

Kebijakan ini merupakan wujud komitmen Pemkab Bojonegoro dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas, unggul, berbudaya, berakhlak, dan bahagia.

“Pembentukan peraturan daerah ini juga menjadi bukti nyata pemanfaatan sumber daya alam untuk jangka panjang, sehingga kekayaan migas Bojonegoro dapat menjadi berkah bagi generasi saat ini dan mendatang,” katanya.(lex/red)