Bojonegoro – Lembaga Universitas Bojonegoro (UNIGORO) melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Kolaboratif Kelompok 14 di Desa Sukorejo, Kecamatan Malo.
Tim monev tiba di lokasi pada hari Senin, 4 Agustus 2025, untuk meninjau langsung progres program kerja yang telah dijalankan oleh para mahasiswa.
Kunjungan ini bertujuan untuk memantau pencapaian program KKN, serta memberikan masukan dan arahan agar program terlaksana secara optimal. Tim monev disambut langsung oleh Irma Mangar S.H., M.H. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-TK Kelompok 14, beserta seluruh anggota mahasiswa KKN.
Dalam sesi pemaparan, Magnun, selaku Ketua Kelompok 14, memaparkan seluruh program kerja yang telah dan sedang berjalan. Program utama mencakup pembuatan papan peraturan di lokasi situs budaya Makam Wali Kidangan, pemasangan papan plang jalan menuju makam.
serta upaya promosi dan pengenalan situs budaya Desa Sukorejo sebagai bagian dari Geopark Bojonegoro. Magnun juga menjelaskan persiapan untuk acara puncak, yakni Festival Budaya.
Selain itu, dipaparkan pula program pendamping di sektor ekonomi,

seperti Sosialisasi Digital Marketing dan fasilitasi Nomor Induk Berusaha (NIB) sebagai legalitas. Pada sektor pertanian, telah dilaksanakan sosialisasi pembuatan pupuk cair alami fotosintetik PSB.
Untuk mendapatkan dukungan resmi dari pihak DISBUDPAR dan pemerintah daerah, akan diadakan seminar geopark dengan narasumber langsung dari pihak Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
“Kami sangat berterima kasih atas kunjungan dari tim monev UNIGORO. Kunjungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi dalam menyelesaikan seluruh program kerja sesuai rencana,” ujar Magnun.
Setelah mendengarkan presentasi, tim monev melanjutkan agenda dengan melakukan peninjauan langsung ke Makam Wali Kidangan, salah satu situs budaya yang menjadi fokus program KKN.
“Secara keseluruhan, progres yang dicapai oleh Kelompok 14 sudah sangat baik, diperkirakan telah mencapai 80-90%,” ungkap Ibu Laily, perwakilan dari tim monev UNIGORO.
“Untuk produk akhir berupa cerpen, hasilnya sudah bagus, namun ada sedikit saran untuk penambahan narasi dalam bahasa Inggris agar jangkauannya lebih luas.” Ibu Laily berharap sisa waktu yang ada dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menyelesaikan seluruh target.
Kegiatan monev ini diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi mahasiswa KKN Kelompok 14 untuk menuntaskan pengabdiannya dengan hasil maksimal dan memberikan dampak positif yang nyata bagi masyarakat Desa Sukorejo.(red)






