Pasuruan,Suryanasional.com – Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan adakan sidak ke proyek rehabilitasi DAM irigasi selang di Desa Wonosari Gempol Kabupaten Pasuruan ,setelah itu Dinas Sumberdaya Air dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan melakukan evaluasi dan peninjauan lokasi untuk melihat langsung proses pengerjaan fisik yang di dengan nilai Rp 4,333 miliar yang di kerjakan Cv Anugrah Perdana.
Widya sebagai Kabid Sumberdaya Air yang di konfirmasi sejumlah wartawan pada Selasa ( 09/09/25 ) di kantornya, ia menjelaskan bahwa secara umum progres pengerjaan fisik masih on the track ,sesuai dengan data laporan tiap minggu dari konsultan pengawas yakni 21 persen,
“ untuk progress pengerjaan tidak ada keterlambatan, tapi kita tetap ada upaya percepatan yakni minta ada penambahan pekerja di Lokasi dan juga mengingatkan agar pengiriman material beton tidak telat “jelasnya.
Widya menambahkan, untuk kendala awal memang ada yakni medan yang sulit , akan tetapi kendala tersebut sudah bisa di atasi yakni dengan menyewa lahan milik para petani juga membuatkan jalan untuk ke lokasi yang curam, agar memudahkan mobilisasi mengiriman material.
“Kendala di medan yang curam sudah kami atasi dengan di buatkannya jalan untuk memper mudah pengiriman material ke lokasi”,tambahnya
Di singgung soal tidak adanya direksi kit di Lokasi proyek , Widya dengan jujur memang sampai saat ini tidak ada, biasanya konsultan maupun pengawas bila berkordinasi di warung saja. “ direksi kit memang tidak ada tapi itu sudah masuk di over head ( biaya yang tidak berkaitan dengan pelaksanaan proyek : red ) “jawabnya.
Meski pengerjaan fisik yang belum di tangani mencapai 79 persen, pihak Dinas optimis pengerjaan proyek strategis daerah yang bersumber dari dana hibah BNPB pusat selesai mengingat waktu pengerjaan masih lama yakni hingga tanggal 20 Desember 2025 nanti.
Seperti yang di muat sebelumnya ketua DPRD Samsul Hidayat melakukan sidak proyek rehabilitasi irigasi Dam Selang di Desa Wonosari Gempol pada Senin (08/09) pada pukul 09.00 WIB,saat sidak bersama sejumlah wartawan di Lokasi.
Politisi asal PKB saat itu tidak mendapati pekerja di lapangan , pihaknya kaget dan ada kekhawatiran tidak rampung.
Bukan hanya pengerjaan rehabilitasi Dam Selang saja yang menjadi pantauan kami, seluruh pekerjaan yang sekarang lagi proses pembangunan semuanya kami pantau.
laporan progres report pengerjaan proyek tiap minggu harus ada, tutup Widya. (Nam)






