Akibat Dendam, Pemuda di Undaan Kudus Meninggal dibacok

Kudus – Suryanasional.com – Warga Desa Kalirejo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus harus meninggal dunia di Puskesmas Undaan pada Selasa 21/06/2024 dinihari tadi.

RAS remaja berusia 16 tahun, Korban meninggal dunia diakibatkan luka dari bacokan senjata tajam.

Kepala Desa Kalirejo, Agus Haryanto melalui Sekretaris Desa, Faiq Maulana membenarkan bahwa salah satu warganya meninggal dunia dini hari tadi.

“Pagi tadi saya dapat WA dari Bhabinkamtibmas, kalau ada warga Kalirejo meninggal dunia kena bacok di Medini sekitar pukul 04.00 WIB,” kata Faiq saat dimintai keterangan, Selasa 21/05/2024.

Faiq belum tahu secara pasti penyebab perkelahian itu terjadi hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia, termasuk berapa orang yang terlibat.

Dugaan sementara, perkelahian yang terjadi dini hari tadi dipicu karena dendam yang belum terselesaikan.

Sekdes Kalirejo mengungkapkan, akhir bulan Maret 2024 lalu, RAS bersama teman-temannya pernah diamankan ke Polsek Undaan karena membacok seorang warga Desa Medini. Namun tidak ada yang tahu pasti, RAS tiba-tiba keluar tanpa mendapat hukuman.

Saat kejadian itu, Faiq sempat memberikan peringatan kepada orang tua RAS untuk lebih memperhatikan serta memantau anaknya usai peristiwa tersebut.

Apalagi selama ini Pemerintah Desa Kalirejo sering mendapat aduan terkait perilaku RAS yang kerap melakukan tindakan kekerasan hingga penganiayaan.

“Jadi kami mengamati bahwa itu (perkelahian hingga RAS meninggal) karena dendam. Bisa jadi karena kasus terakhir yang tidak ditindaklanjuti, akhirnya bergerak sendiri,” ungkapnya.

Agar peristiwa memilukan tersebut tidak kembali terulang, Pemdes Kelirejo menghimbau agar semua warga saling menjaga emosi masing-masing.

“Semua warga kami himbau untuk tidak gampang terpancing emosinya,” katanya.

Dihubungi terpisah, Kasatreskrim Polres Kudus, AKP Danang Sri Wiratno mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

“Saat ini masih proses penyelidikan,” katanya dihubungi lewat sambungan telepon oleh awak media.

Pihaknya pun membenarkan, bahwa kejadian berawal dari perkelahian. Korban sempat dibawa ke Puskesmas Undaan untuk dilakukan perawatan hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

“Korban sempat dirawat dan akhirnya meninggal dunia di Puskesmas,” ucapnya.

Saat ini jenazah RAS dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Loekmono Hadi Kudus untuk dilakukan otopsi. (AD).