Bojonegoro – Institut Agama Islam (IAI) Al-Fatimah Bojonegoro kembali meraih prestasi membanggakan. Kali ini prestasi itu diraih oleh dua pimpinan akademik yang telah berhasil menyelesaikan studi doktoral dengan capaian gemilang, Jumat (22/05/2026).
Dua pimpinan akademis itu meraih gelar doktor dalam waktu relatif singkat, Ialah Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Armawati Hidayati, S.Pd.,M.Pd. dan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPKM), Dr. Nanang Setiawan, SE., M.Ak.
Keberhasilan keduanya tersebut sekaligus menjadikan bukti kuat komitmen civitas akademika IAI Al-Fatimah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, riset, dan publikasi ilmiah di tingkat nasional maupun internasional.
Semangat membangun kampus unggul dan berdaya saing global sebagaimana salah satu visi IAI Al-Fatimah untuk terus diwujudkan melalui prestasi akademik para dosennya.
Dr. Armawati Hidayati yang juga dikenal aktif mengembangkan pendidikan dan penelitian di bidang IPS ini, berhasil menyelesaikan Program Doktor (S3) Teknologi Pendidikan pada Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya dengan predikat Cumlaude dan meraih IPK 3,97.
Dr. Armawati Hidayati mengatakan, dalam tahapan kelulusan gelar Doktoral di Unesa melalui 6 Tahapan, yaitu dimulai dari Seminar Proposal, Seminar Kelayakan, Seminar Instrumen, Seminar Hasil, Ujian Tertutup dan Ujian Terbuka.
Namun, Ia mengakui bahwa, tahapan yang dirinya lalui cukup hingga Ujian Tertutup. Hal ini dikarenakan, jauh-jauh waktu tepatnya setelah Seminar Proposalnya yang telah di setujui oleh Promotor, Co Promotor dan 4 penguji Proposal Disertasi. Ia telah membuat buku yang telah di HAKI kan yang berjudul Model Pembelajaran Masalah Berbantuan Peta Interdisiplin Pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial.
“Serta menyusun manuscript dari judul Disertasi saya menjadi 2 Artikel yaitu berjudul, The influence of the map-assisted problem-based learning model and cognitive style on the spatial and critical thinking abilities of junior high school students,dan *The Impact of Map-Based Worksheet Implehmentation on Spatial Thingking Skills of Social Sciences Subjects,” terangnya.
Kedua Manuscript tersebut, lanjut Dr. Armawati, telah dinyatakan lolos review di Jurnal Terindex Scopus Q3. Kendati demikian, Artikel Terindex Scopus tersebut tentunya tidak serta merta dapat menggugurkan syarat kelulusan doktoral, karena sebelumnya juga telah diuji oleh tim penguji Artikel sejumlah 6 orang, serta melalui verifikasi dan kelayakan Jurnal Oleh Gugus Penjamin Mutu Publikasi dan Karya Ilmiah UNESA.
“Dan akhirnya setelah melalui tahap Verifikasi Jurnal oleh GKP UNESA dan uji Artikel oleh Tim Penguji, saya dinyatakan lulus tanpa melalui tahap akhir kelulusan yaitu Ujian Terbuka dan langsung bisa mendaftar wisuda periode 119 yang telah dilaksanakan pada bulan April 2026 kemarin,” tuturnya.
Dengan capaian tersebut, Dr. Armawati berhasil menyelesaikan studi doktoralnya hanya dalam waktu 2 tahun 5 bulan, terhitung sejak Agustus 2023 hingga Januari 2026. Kiprah akademiknya juga tampak dari berbagai publikasi ilmiah yang mengangkat inovasi pembelajaran IPS dan kearifan lokal Bojonegoro sebagai sumber belajar.
Prestasi serupa juga diraih Dr. Nanang Setiawan yang menjabat sebagai Ketua LPPM IAI Al-Fatimah Bojonegoro. Pihaknya sukses menyelesaikan Program Doktor (S3) Ilmu Akuntansi pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga dengan masa studi 2 tahun 8 bulan. Dalam Ujian Tertutup Disertasi yang digelar pada April 2026.
Dr. Nanang mempertahankan disertasinnya yang berjudul Pengaruh Green Innovation Terhadap Organizational Performance Dengan Mediasi Digital Technology dan Moderasi Environmental Regulation dan Culture.
Disertasi tersebut memperoleh nilai “A”, sementara IPK akhir yang diraih mencapai 3,92 dengan predikat Cumlaude. Sama seperti Dr. Armawati, Ia juga dinyatakan lulus tanpa Ujian Terbuka karena telah memenuhi ketentuan publikasi ilmiah internasional dengan mempublikasikan 8 (delapan) artikel terindeks Scopus yang terafiliasi UNAIR dan 3 terafiliasi IAI Al-Fatimah selama menempuh studi doktoral.
Aktivitas akademik dan publikasi Dr. Nanang selama ini juga dikenal sangat produktif dalam Akuntansi Syariah dan Ekonomi Islan sebagai topik riset ilmiahnya. Tentu, dengan
keberhasilan dua doktor baru tersebut, menjadikan sebuah energi positif bagi perkembangan IAI Al-Fatimah Bojonegoro sebagai kampus pesantren modern yang terus berkembang dan berorientasi pada mutu akademik.
Dalam berbagai kesempatan, pimpinan kampus juga menegaskan, bahwa peningkatan kualitas dosen melalui studi lanjut dan publikasi internasional merupakan langkah strategis untuk memperkuat daya saing perguruan tinggi.
Prestasi Dr. Armawati Hidayati dan Dr. Nanang Setiawan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi dosen dan mahasiswa untuk terus berinovasi, produktif dalam penelitian, serta aktif membangun jejaring akademik internasional. Dengan capaian tersebut, IAI Al-Fatimah Bojonegoro semakin menunjukkan eksistensinya sebagai kampus religius, dan terpercaya di Kabupaten Bojonegoro maupun Tingkat Nasional.(riz/red)






