Bupati Resmikan Gedung Pelayanan Baru PDAM Kudus

Kudus,Suryanasional.com -Bupati resmikan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Muria gedung layanan baru yang megah pada Jumat (25/4/2025).

Gedung megah tersebut berfungsi menjadi pusat layanan bagi pelanggan PDAM dan masyarakat Kudus secara umum.

Turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris, Wakil Bupati Bellinda Birton, jajaran direksi, dewan pengawas, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), PDAM tetangga sekitar, serta para direktur BUMD di Kabupaten Kudus.

Winarno, Direktur Utama PDAM Kudus, menyampaikan bahwa pembangunan gedung layanan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Gedung ini dibangun dengan tujuan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kami berharap, fasilitas baru ini dapat mendukung pelayanan yang lebih optimal kepada pelanggan,” ujarnya.

Pihaknya berharap bisa meningkatkan layanan PDAM yang dipimpinnya. Gedung berwarna biru putih tersebut juga memiliki fasilitas yang nyaman dan memadai untuk para pelanggan PDAM Kudus.

Selain itu, Winarno juga mengungkapkan, bahwa saat ini pendapatan PDAM Kudus melebihi target untuk triwulan pertama tahun 2025.

“capaian pendapatan sampai dengan triwulan pertama tahun 2025 mencapai kurang lebih Rp 306 miliar atau 140 persen dari target” katanya.

Namun total target pendapatan untuk PDAM Kudus tahun 2025 sekitar 6,7 miliar.
Untuk mencapai target tersebut, Winarno memastikan Perumda Tirta Muria Kudus akan terus berupaya maksimal.

“Kami akan selalu semangat dan mencapai target yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Kudus,” katanya.

Sementara itu, Bupati Kudus Sam’ani Intakoris dalam sambutannya memberikan semangat dan arahan kepada Pelayanan Perumda Tirta Muria untuk terus melayani masyarakat dengan baik selalu berinovasi dan kreatif supaya masyarakat lebih percaya terhadap PDAM.

“Kami ingin air sehat yang dibutuhkan masyarakat yaitu produksi air kemasan karena dunia modern banyak air kemasan,Sebagai perusahaan yang memproduksi air, sudah waktunya PDAM berinovasi ke arah air kemasan” katanya.

Pihaknya juga meminta PDAM untuk meningkatkan marketing, jumlah sambungan rumah dan merespons keluhan pelanggan dengan cepat dan tepat.

“Kalau bisa marketing nya sudah kemana-mana sampai ke desa-desa dan target sambungan airnya semakin meningkat” tandasnya.

Tak hanya soal pelayanan, Sam’ani juga menyoroti pentingnya penguatan internal perusahaan. Pihaknya meminta agar tidak ada lagi praktik ‘titipan’ pegawai di tubuh PDAM.

“SDM harus terus ditingkatkan. Tidak boleh ada pegawai yang kerja asal-asalan. Saya tahu siapa yang rajin dan siapa yang tidak,” ujarnya. (Ad)