DLH Kabupaten Pasuruan Siapkan Wajah Baru Alun-Alun Bangil Jadi Ikon Wisata Terpadu

Pasuruan,Suryanasional.com – Alun-Alun Bangil kabupaten Pasuruan bakal mengalami perubahan besar. Bukan lagi sekadar ruang terbuka untuk upacara atau tempat nongkrong sore, kawasan ini akan disulap menjadi destinasi wisata modern yang lebih tertata dan terintegrasi.

Tahun 2025 ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan sudah menyiapkan Detail Engineering Design (DED) sebagai tahap awal perencanaan. Anggaran yang digelontorkan dari APBD mencapai Rp 902 juta.

Kepala DLH Kabupaten Pasuruan, Nur Kholis, menjelaskan bahwa tahun ini memang baru tahap penyusunan desain, namun perencanaan tersebut akan menjadi acuan utama pembangunan fisik pada 2026 mendatang.

“DED ini semacam gambaran lengkapnya. Jadi nanti pembangunan fisik tahun depan bisa langsung jalan, tidak ada yang terlewat,” ujar Kholis.

Dalam DED tersebut, perencanaan Alun-Alun Bangil mencakup penataan taman yang lebih hijau dan asri, jalur pedestrian yang ramah pejalan kaki, hingga area multifungsi yang bisa digunakan untuk kegiatan masyarakat.

Selain itu, jaringan kabel listrik dan lampu yang selama ini terlihat semrawut juga akan dibenahi agar lebih rapi dan estetik.

“Kami ingin alun-alun punya wajah baru yang lebih representatif. Bukan sekadar tempat kumpul biasa, tapi benar-benar jadi ikon pusat kabupaten,” tegas Kholis.

Saat ini, kondisi Alun-Alun Bangil masih terbilang sederhana dan minim daya tarik. Tak heran jika banyak warga kerap membandingkannya dengan alun-alun di kota tetangga yang lebih hidup dan ramai.

Melalui pembangunan ini, Pemkab Pasuruan berharap wajah baru Alun-Alun Bangil bisa menjadi kebanggaan warga. Tempat tersebut bukan hanya difungsikan untuk olahraga atau rekreasi keluarga, tetapi juga berpotensi memicu pertumbuhan ekonomi karena menjadi magnet wisata baru di pusat Kabupaten Pasuruan.

“Harapannya nanti setelah dibangun, alun-alun bisa jadi pusat aktivitas masyarakat sekaligus destinasi wisata yang bisa meningkatkan perekonomian warga,” tambah Kholis.

Dengan rencana besar ini, wajah Kabupaten Pasuruan ke depan dipastikan akan semakin maju. Alun-Alun Bangil bukan lagi sekadar lapangan sederhana, melainkan simbol modernisasi ruang publik sekaligus etalase kebanggaan masyarakat.(Nam)