Bojonegoro – Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bojonegoro turut ambil bagian dalam menggelar pelaksanaan kegiatan Fun Kembara Dasar 1, pada Minggu (06/09/2026).
Fun Kembara sendiri merupakan program kerja tahunan, sekaligus juga sebagai perangkat penting dalam sistem kaderisasi PKS. Kata Kembara sendiri, juga diambil dari akronim Kemah Bela Negara.
Selaras dengan makna Kemah Bela Negara (Kembara), agenda tersebut bertujuan untuk membentuk anggota partai yang tangguh, berkarakter, memiliki kedisiplinan tinggi, serta mempunyai semangat bela negara dan pengabdian kepada masyarakat.
Ketua DPD PKS Bojonegoro, Yudha Permana Putra mengemukakan bahwa giat Fun Kembara ini diikuti oleh seluruh kader Partai, mulai dari Jajaran Pengurus DPD, Anggota Muda dan Pratama, serta Pengurus DPC PKS se-Kabupaten Bojonegoro.
Yudha, begitu Ia akrab disapa menjelaskan, keikutsertaan kader PKS Bojonegoro dalam menggelar Fun Kembara tersebut, sebagai upaya untuk terus menanamkan rasa kecintaan terhadap tanah air, serta kesiapan dalam mengabdi kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


“Selain itu, juga bentuk merekatkan kebersamaan, dan membangun kekuatan, serta kekompakan antar-kader,” jelasnya.
Ia menilai melalui Fun Kembara ini dapat membangun semangat bela negara para kader partai, yang diwujudkan melalui sikap bertanggung jawab, serta cinta tanah air.
Yudha berharap bagi setiap kader PKS di Bojonegoro dapat tumbuh menjadi anggota yang disiplin, mampu berpikir strategis, memiliki daya juang yang tinggi, dengan tetap mencintai bangsa dan negaranya.
“Serta memiliki rasa semangat pengabdian yang kuat, dan tetap siap berjuang dalam menjawab berbagai tantangan di tengah kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” harapnya.
Sementara itu, Sekretaris DPW PKS Jawa Timur, Muhammad Syadid mengungkapkan, Fun Kembara ini digelar dengan harapan untuk membina serta menyiapkan kader PKS yang senantiasa siap melayani masyarakat.
“Kami ingin kader PKS yang bukan hanya paham nilai dan cita-cita Partai saja, namun juga tetap harus memiliki daya juang yang tinggi, dengan mengedepankan rasa cinta terhadap bangsa dan negara,” tandasnya.(riz/red)






