FKUB Bojonegoro Tegaskan Di Tahun 2025 Akan Selalu On The Track

Penulis : Rizal Abdi N.

Bojonegoro – Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bojonegoro, Dr. KH Tamam Syaifuddin M.Si menegaskan bahwa, FKUB Bojonegoro di tahun 2025 mendatang, akan selalu berjalan sesuai On The Track.

Pernyataan ini mengemuka saat Ketua FKUB Bojonegoro memberikan sambutan dalam kegiatan Seminar Nasional yang diselenggarakan di Hotel Griya dan Resto MCM turut Jalan Pemuda, Kecamatan Bojonegoro, Sabtu (21/12/2024).

Dengan mengusung tema ‘Cara Pandang dan Sikap Keberagaman Terhadap Pembangunan Daerah’, seminar yang diprakarsai FKUB Bojonegoro ini menghadirkan sekitar 300 peserta yang terdiri dari berbagai perwakilan lintas agama di Bojonegoro serta anggota dari Jaringan Kyai Santri Nasional (JKSN) Bojonegoro.

Selain itu, Seminar ini juga menghadirkan tiga narasumber yakni Anggota Komite III DPD RI, Lia Ishtifhama, Direktur Idfos, Joko Hadi Purnomo serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bojonegoro, Mahmudi.

“Di tahun 2025 mendatang, kami akan selalu on the track, dengan cara memberikan program – program kepada para generasi muda guna menumbuhkan sikap keberagaman moderasi beragama mereka dalam memajukan pembangunan Daerah,” ucap Dr. KH Tamam Syaifuddin M.Si.

Hal ini dimaksudkan, bahwasannya Pihaknya akan terus memberikan pemaparan program kepada para pemuda lintas agama, sebab ia menilai, peran serta generasi muda merupakan salah satu upaya penting guna menumbuhkan sikap keberagaman terhadap pembangunan daerah di Bojonegoro.

Meski demikian, agar beberapa program itu dapat segera terealisasikan, Pihaknya bersama FKUB akan mengunjungi beberapa lembaga pendidikan serta Universitas di Bojonegoro, Hal ini bertujuan guna memaparkan sosialisasi perihal peran penting generasi muda terhadap keberagaman dalam kemajuan pembangunan daerah.

“Karena mereka (generasi muda, red) perlu dilibatkan dalam kemajuan pembangunan daerah yang ada di Kabupaten Bojonegoro,” tambahnya.

Pihaknya berharap, setelah seminar nasional ini dilaksanakan, semua saran, masukan serta pendapat dalam seminar ini, dapat menjadikan sebuah bahan pertimbangan dalam rapat kerja FKUB Bojonegoro.

“Sehingga nantinya, program kerja yang dilahirkan dari rapat kerja ini akan sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat,” pungkasnya.

(riz/red)