Hidup Sehat Dimulai dari Warga, KKN STIKES Maboro Hidupkan Kembali Senam Ibu-Ibu Jatiblimbing

BOJONEGORO,Suryanasional.com – Semangat menjaga kebugaran kembali menggeliat di Desa Jatiblimbing, Kecamatan Dander. Belasan ibu-ibu dari sejumlah dusun mengikuti senam sehat bersama yang digelar mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 1 STIKES Muhammadiyah Bojonegoro (STIKES Maboro), Jumat (7/8/2026) sore.

Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Jatiblimbing mulai pukul 15.30 hingga 16.30 WIB itu berlangsung penuh semangat. Para peserta mengikuti setiap gerakan yang dipandu instruktur senam profesional. Suasana pun semakin meriah dengan gelak tawa dan antusiasme warga.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja mahasiswa KKN di bidang kesehatan masyarakat. Senam bersama digagas setelah mahasiswa melakukan observasi dan koordinasi di lapangan. Dari hasil tersebut diketahui bahwa kegiatan senam warga yang sebelumnya pernah berjalan sempat vakum.

Mahasiswa KKN kemudian berinisiatif mendorong kembali aktivitas olahraga tersebut. Gagasan itu mendapat respons positif dari Pemerintah Desa Jatiblimbing. Bahkan, pemerintah desa turut memberikan dukungan dan memfasilitasi kegiatan dengan menghadirkan instruktur senam profesional dari luar desa.

Laura Serlly Rizki Septiowati selaku penanggung jawab kegiatan mengatakan, senam bersama tidak hanya bertujuan meningkatkan kebugaran. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi warga untuk berinteraksi dan membangun kebersamaan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak ibu-ibu untuk kembali aktif berolahraga. Senam juga bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan sekaligus membantu menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh,” ujarnya.

Menurut dia, aktivitas fisik secara rutin penting untuk mendukung pola hidup sehat. Karena itu, mahasiswa KKN berupaya agar kegiatan tersebut tidak berhenti hanya selama pelaksanaan program KKN.

Selama sekitar satu jam, peserta mengikuti berbagai gerakan senam kebugaran yang energik namun tetap aman. Antusiasme warga terlihat sejak awal hingga kegiatan berakhir.

Pemerintah Desa Jatiblimbing pun menyambut baik kegiatan tersebut. Dukungan desa diharapkan dapat membuat aktivitas senam warga kembali menjadi kebiasaan positif di tengah masyarakat.

Melihat respons warga yang cukup tinggi, kegiatan senam sehat bersama tersebut direncanakan untuk kembali digelar secara rutin. Agenda olahraga bersama itu diharapkan dapat berlangsung setiap Jumat atau Minggu sore.

Mahasiswa KKN STIKES Maboro berharap kegiatan tersebut menjadi langkah sederhana untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya aktivitas fisik. Selain menjaga kebugaran, rutinitas senam juga diharapkan mempererat hubungan sosial antarwarga.

“Harapannya, kegiatan ini bisa terus berjalan meskipun nanti mahasiswa KKN sudah selesai melaksanakan pengabdian. Semoga senam bersama menjadi rutinitas warga dan bagian dari pola hidup sehat masyarakat Jatiblimbing,” kata Laura.

Penulis: Laura Serlly Rizki Septiowati