Pasuruan, Suryanasional.com – DPRD Kabupaten Pasuruan resmi mengesahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Tahun Anggaran 2026 menjadi Peraturan Daerah (Perda).
Pengesahan tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna IV di Gedung DPRD Kabupaten Pasuruan, Rabu (26/11), dengan dihadiri 40 anggota dewan.
Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota legislatif yang telah bekerja bersama eksekutif dalam proses pembahasan anggaran hingga akhirnya disetujui tanpa kendala berarti.
“Alhamdulillah hari ini dalam rapat paripurna kita bisa mengesahkan Perda APBD 2026. Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras,” ungkap Samsul.
Samsul menegaskan bahwa alokasi anggaran 2026 akan berfokus pada program prioritas yang selaras dengan visi kepala daerah. Bidang pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur tetap menjadi sektor utama untuk mendorong peningkatan pelayanan publik.
“Kami mendukung penuh program kepala daerah, terutama sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menyampaikan penghargaan kepada DPRD serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) atas penyelesaian pembahasan hingga tahap pengesahan.
“Terima kasih kepada seluruh anggota DPRD dan tim anggaran pemda atas kerja sama yang baik dalam penyusunan APBD 2026,” kata Rusdi.
Rusdi mengungkapkan adanya tantangan fiskal pada 2026, yaitu pemangkasan anggaran transfer dari pemerintah pusat mencapai Rp 600 miliar atau sekitar 22,5 persen dari total belanja.
Meski demikian, pihaknya memastikan program untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat tetap berjalan optimal.
“Meski ada pemangkasan anggaran cukup besar, kami tetap berkomitmen untuk membangun dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui pendidikan dan infrastruktur,” tegasnya.
Dengan disahkannya Perda APBD 2026 yang mencapai Rp 3,5 triliun, pemerintah daerah berharap pengelolaan anggaran dapat mendorong pemerataan pembangunan serta mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pasuruan pada tahun mendatang. (Nam)






