Bojonegoro,Suryanasional.com – Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Kabupaten Bojonegoro menggelar rapat rutin sekaligus ajang silaturahmi di kediaman Bapak Munir, Kecamatan Kepohbaru (17/7/2026), Bojonegoro. Kegiatan tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan dengan dihadiri para anggota Persatuan Jurnalis Indonenesia ( PJI ) Kabupaten Bojonegoro.
Dalam rapat tersebut, pembahasan utama difokuskan pada program bantuan pemasangan listrik bagi warga kurang mampu di Kabupaten Bojonegoro yang hingga kini belum memiliki sambungan listrik mandiri. Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat agar memperoleh akses listrik yang layak untuk menunjang kebutuhan sehari-hari.
Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua PJI Kabupaten Lamongan, Ir. Handoyo, yang memberikan apresiasi terhadap kepedulian sosial yang diangkat dalam forum tersebut. Menurutnya, insan pers tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga harus mampu hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Silaturahmi seperti ini sangat baik untuk menjaga kekompakan dan mempererat hubungan antarjurnalis. Selain itu, pembahasan bantuan listrik bagi warga kurang mampu merupakan bentuk kepedulian sosial yang patut didukung bersama,” ujar Ir. Handoyo.
Dalam sambutannya, Ketua PJI Kabupaten Bojonegoro, Bapak Anam, menegaskan pentingnya menjaga soliditas organisasi di tengah dinamika dunia jurnalistik yang terus berkembang. Ia berharap PJI dapat terus berkontribusi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Melalui pertemuan rutin ini, kami berharap seluruh anggota tetap solid, menjaga profesionalisme, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat, salah satunya melalui kepedulian terhadap warga yang belum memiliki akses listrik mandiri,” kata Anam.
Sementara itu, Dewan Penasehat PJI Bojonegoro, Sutrisno yang akrab disapa Mbah Alex, turut memberikan tausiyah dan pesan moral kepada seluruh anggota yang hadir. Ia mengingatkan pentingnya menjaga etika, kekompakan, serta semangat gotong royong dalam membantu masyarakat kecil.
“Jurnalis bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral kepada masyarakat. Kepedulian sosial dan menjaga silaturahmi harus terus dijaga demi kemanfaatan bersama,” tutur Mbah Alex.
Suasana keakraban terlihat selama kegiatan berlangsung. Selain membahas program organisasi dan perkembangan dunia media, para peserta juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkuat hubungan antarsesama insan pers.
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah dan doa bersama sebagai bentuk harapan agar PJI Bojonegoro semakin maju, kompak, dan terus memberikan kontribusi positif bagi dunia jurnalistik maupun sosial kemasyarakatan di Kabupaten Bojonegoro.






