BOJONEGORO,Suryanasional.com – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Bojonegoro Tahun Anggaran 2025 resmi disetujui bersama dalam rapat paripurna DPRD, Selasa (7/7). Persetujuan tersebut menjadi penanda berakhirnya rangkaian pembahasan antara eksekutif dan legislatif terhadap pelaksanaan anggaran daerah tahun lalu.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD, khususnya Panitia Khusus, yang telah mengawal proses pembahasan hingga mencapai persetujuan bersama. Menurutnya, berbagai masukan dan rekomendasi dari DPRD menjadi bagian penting dalam penyempurnaan tata kelola pemerintahan.
“Saya menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada pimpinan serta seluruh anggota DPRD yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, serta memberikan saran dan masukan selama pembahasan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025,” kata Setyo Wahono dalam sambutannya.
Ia menegaskan, penyampaian pertanggungjawaban APBD bukan sekadar memenuhi kewajiban administratif, melainkan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah kepada masyarakat.
“Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD merupakan amanat peraturan perundang-undangan sekaligus wujud transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan daerah,” ujarnya.
Mengacu pada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, kepala daerah wajib menyampaikan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD kepada DPRD untuk dibahas dan memperoleh persetujuan bersama. Karena itu, Setyo menilai sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas tata kelola keuangan daerah.
Ia juga memastikan seluruh rekomendasi hasil pembahasan DPRD maupun hasil pemeriksaan akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah.
“Kami berkomitmen menindaklanjuti setiap rekomendasi sebagai upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah agar semakin efektif, efisien, dan akuntabel,” tegasnya.
Setyo berharap kolaborasi yang telah terjalin antara eksekutif dan legislatif terus diperkuat demi mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bojonegoro.
“Semoga ikhtiar yang kita lakukan bersama hari ini menjadi amal ibadah serta membawa manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Kabupaten Bojonegoro,” pungkasnya.(red)






