Sidoarjo, Suryanasional.com – Dalam rangka memperingati Ruwah Desa, Pemerintah Desa Rangkahkidul menggelar rangkaian kegiatan keagamaan dan budaya yang berlangsung meriah dan penuh kebersamaan.
Kegiatan Ruwah Desa Rangkahkidul diisi dengan pengajian umum, kirap tumpeng, serta pagelaran wayang kulit sebagai bentuk pelestarian tradisi dan wujud rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Pengajian umum disampaikan oleh KH. Drs. M. Isna In dari Nyamplung, Candi, Sidoarjo. Pagelaran wayang kulit dibawakan oleh Ki Dalang Sarjono dari Ngoro, Mojokerto.
Acara ini turut dihadiri Camat Sidoarjo, Danramil, Kapolsek, Babinkamtibmas, Lurah Rangkahkidul, serta tokoh masyarakat dan warga desa.
Kegiatan dilaksanakan pada hari Sabtu, dengan pengajian umum pada siang hari dan dilanjutkan pagelaran wayang kulit pada malam harinya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung di Desa Rangkahkidul, Kecamatan Sidoarjo.
Ruwah Desa dilaksanakan sebagai bentuk pelestarian tradisi leluhur, mempererat silaturahmi antarwarga, serta mengingatkan masyarakat untuk selalu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Acara diawali dengan kirap tumpeng dari beberapa RT, di antaranya RT 03, serta penampilan drum band TK Dharma Wanita.
Dalam sambutannya, Lurah Rangkahkidul menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat apabila selama menjabat terdapat kekurangan. Ia juga menegaskan bahwa seluruh fasilitas desa, seperti gedung serbaguna dan sarana lainnya, diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat umum.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, Lurah Rangkahkidul bersama pemerintah desa juga mendata para janda di Desa Rangkahkidul dan memberikan bantuan berupa uang.
Selain itu, dilakukan penilaian tumpeng dari beberapa RT dengan dewan juri yang terdiri dari Camat, Koramil, Kapolsek, dan Ketua PKK. Hasil penilaian menetapkan:
Juara 1: RT 21
Juara 2: RT 01
Juara 3: RT 06
Penilaian tersebut dinilai telah sesuai dengan kriteria dan standar Desa Rangkahkidul.
Dalam sambutannya, Camat Sidoarjo mengapresiasi pelaksanaan Ruwah Desa dan berharap tradisi ini dapat terus dilestarikan secara turun-temurun. Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus bersyukur dan menjaga kebersamaan, terlebih menjelang pemilihan kepala desa serentak yang akan dilaksanakan pada tanggal 25, dengan informasi terdapat lima calon kepala desa yang akan bertarung.
Kegiatan Ruwah Desa Rangkahkidul pun ditutup dengan kebersamaan warga melalui tumpengan di masing-masing RT, mencerminkan semangat gotong royong dan persatuan masyarakat desa.(atta)






