Kudus,Suryanasional.com – Seorang petani lanjut usia asal Dukuh Ngelo, Desa Karangrowo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus ditemukan meninggal dunia di area persawahan setelah sempat dilaporkan hilang dan dilakukan pencarian sejak Rabu 06/05/2026 malam.
Camat Undaan, Arif Budiyanto saat diwawancarai pada Kamis 07/05/2026 menjelaskan, proses operasi pencarian dan evakuasi dilakukan oleh tim relawan gabungan bersama unsur terkait sejak Rabu malam hingga Kamis pagi.
Korban diketahui bernama Ngadiono (75), warga Dukuh Ngelo RT 03 RW 03 Desa Karangrowo.
Berdasarkan kronologi, pada Rabu pagi sekitar pukul 05.30 WIB korban beraktivitas menanam bibit padi di sawah milik orang lain. Kemudian sekitar pukul 11.00 WIB, korban menuju sawah miliknya sendiri yang berada di area Jalan Ngelo Krajan Undaan.
Namun hingga sore sekitar pukul 17.00 WIB, korban belum juga kembali ke rumah sehingga keluarga bersama warga dan relawan mulai melakukan pencarian.
Sekitar pukul 18.00 WIB, tim awal yang terdiri dari lima orang melakukan penyisiran di lokasi persawahan, namun hingga pukul 22.30 WIB korban belum ditemukan.
Pencarian kemudian dilanjutkan oleh relawan gabungan. Sebelum operasi dimulai, tim melakukan briefing dan pembagian tiga regu pencarian pada pukul 23.20 WIB.
Mulai pukul 23.30 WIB hingga sekitar pukul 00.45 WIB, ketiga tim menyisir area persawahan tempat korban diduga hilang. Setelah dilakukan evaluasi dan belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, operasi pencarian dilanjutkan kembali pada Kamis pagi.
Pada Kamis 07/05/2026 sekitar pukul 08.15 WIB, relawan gabungan kembali berkumpul untuk apel dan doa bersama sebelum memulai pencarian hari kedua.
Sekitar pukul 09.00 WIB, adik ipar korban bernama Suratno (65), bersama Ghafar (33) selaku keponakan korban dan Sutrisno (60) Ketua RT setempat, turut melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian.
Saat menyisir area sawah, Suratno menemukan korban dalam kondisi terlentang menghadap utara di dekat area persawahan. Ia kemudian melambaikan tangan meminta bantuan kepada tim relawan untuk melakukan evakuasi.
“Korban ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia,” ujar Arif.
Setelah proses evakuasi, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Penyerahan tersebut disaksikan unsur BPBD Kudus, Pemerintah Desa Karangrowo, Polsek Undaan, Koramil Undaan, Trantibum dan relawan Kencana Undaan serta relawan FRPB Kudus.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tim Inafis Polres Kudus bersama dokter Farida dari Puskesmas Ngemplak, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diperkirakan korban telah meninggal sekitar 12 jam sebelum ditemukan. (AD)












