Bojonegoro – Di tahun ajaran 2024-2025 yang telah usai kemarin, seluruh pelajar jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA) di Bojonegoro akan menerima ijazah digital atau disebut E-Ijazah.
Hal ini disampaikan oleh Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro, Sholihul Hadi, Kamis (19/06/2025).
“Sejalan dengan kebijakan dari Pemerintah, seluruh Pelajar Madrasah di Bojonegoro akan menerima E-Ijazah,” katanya.
Dirinya menjelaskan, kebijakan tersebut mengacu pada Permendikbudristek Nomor 58 Tahun 2024 tentang Ijazah Jenjang Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah.
“Dalam peraturan itu dijelaskan bahwa memberikan wewenang kepada setiap satuan pendidikan termasuk lembaga pendidikan dibawah Kementerian Agama, dalam hal ini Madrasah untuk mencetak dan mengesahkan ijazah secara mandiri,” jelasnya.
Meski demikian, dalam ketentuan penerbitan ijazah ini, pihak dari satuan pendidikan harus memenuhi beberapa tahapan utama, seperti validitas, akurasi dan legalitas. Ini bertujuan untuk mempercepat proses penerbitan dan distribusi dari dokumen kelulusan serta meminimalisir resiko pemalsuan data.
Selain itu, Dirinya menjelaskan bahwa di Tahun Ajaran 2024-2025 setidaknya sebanyak 15.800 E-Ijazah akan dibagikan di seluruh pelajar Madrasah di Bojonegoro.
“Sebagai rincian, Tingkat MI sebanyak 5.000 E-Ijazah, Tingkat MTs sebanyak 7.000 E-Ijazah, Tingkat MA 3800 sebanyak 3.800 E-Ijazah,” tandasnya.(riz/red)






