Pasuruan,Suryanasional.com – Kamis, 11 Juni 2026. Layar Zoom menyala serentak dari Jakarta, Surabaya, hingga Pasuruan. Dari layar itulah keputusan dibacakan: Yusuf Daniel resmi ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang PKB Kabupaten Pasuruan masa bhakti 2026-2031.
Setelah melalui rangkaian seleksi ketat DPP PKB, nama yang akrab disapa Mas Daniel itu akhirnya naik panggung. Penetapan ini bukan sekadar pergantian kursi. Ini sinyal regenerasi. PKB Pasuruan memilih nahkoda baru: kader senior DPRD dengan jam terbang organisasi panjang dan garis silsilah kiai sepuh Pasuruan.
Mas Daniel saat ini menjabat Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan. Di legislatif ia senior. Di struktur partai ia akrab. Di basis NU ia dekat.
Lewat sambungan selulernya ke REALITA, ia menegaskan amanah lima tahun ke depan akan dijalankan sepenuh tenaga untuk membesarkan partai.
“Langkah awal setelah ditetapkan sebagai ketua DPC PKB, kami segera melakukan konsolidasi dengan semua pengurus mulai dari jajaran Tanfidziyah, Syuriah dan Banom, hingga pengurus ranting untuk bersama-sama membesarkan partai,” ujarnya.
Konsolidasi dari atas sampai bawah. Dari pengurus inti sampai ranting paling ujung desa. Itu kompas pertama yang ia pasang.
PR dari DPP PKB sudah jelas: 18 kursi di Pemilu mendatang. Target besar, tapi Mas Daniel mengaku sejumlah langkah sudah disiapkan sejak hari penetapan.
Dalam menjalankan roda organisasi, ia memastikan PKB Pasuruan tetap istiqomah pada khittah NU. “Terus berjuang tanpa mengenal lelah untuk kepentingan masyarakat,” katanya.
Lalu pesan yang ia ulang sebagai pegangan kader: “Pelayanan kepada mereka tidak boleh pamrih, baik diminta ataupun tidak, PKB harus hadir di tengah-tengah masyarakat saat sedang membutuhkan.”
Terpilihnya Yusuf Daniel menandai satu hal: PKB Pasuruan berani regenerasi, tapi tidak memutus akar. Jam terbang organisasi dipadukan dengan marwah kiai sepuh. Kombinasi itu yang diharapkan DPP untuk mendongkrak elektabilitas.
Layar Zoom Kamis itu akhirnya padam. Tapi kerja lima tahun baru dimulai. Dari Tanfidziyah, Syuriah, Banom, hingga pengurus ranting di seluruh Pasuruan.
Target 18 kursi sudah ditulis DPP. Kini giliran Mas Daniel dan seluruh kader PKB Pasuruan yang membuktikan: hadir sebelum diminta, berjuang tanpa pamrih.(An)






