Tuban, Suryanasional.com – Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo saat melakukan kunjungan kerja serta peninjauan pada salah satu kelompok Tani di Kabupaten Tuban Jawa timur, Jum’at (26/06/2020)
Dalam kesempatan tersebut, Menpan melakukan beberapa kegiatan diantaranya olah lahan dan penamaan padi di Desa Ngadirejo kecamatan Widang, Penyerahan KUR , Asuransi dan bantuan, Peninjauan di pilot percontohan nasional model pertanian modern berbasis mekanisasi pertanian di Desa Karangtinoto, Kecamatan Rengel.
Bupati Tuban H.Fathul Huda mengatakan, walaupun lahan pertanian di Tuban saat ini agak berkurang akibat adanya pembangunan beberapa kilang minyak, namun dalam sektor pertanian Kabupaten Tuban masih menjadi lumbung pangan Nasional hingga mencapai 59 persen.
“Lahan pertanian di Tuban memang agak berkurang akibat pembangunan kilang minyak. Namun sektor pertanian di Tuban tetap menjadi lumbung pangan Nasional hingga mencapai 59 persen. Untuk tahun 2020 Tuban juga sudah bisa mengekspor benih jagung dari hasil para petani di Tuban yang telah bisa menghasilkan hingga 650 ton,” kata Fathul Huda.
Selain itu, lanjut bupati, Kabupaten Tuban juga sukses di sektor peternakan sapi. Hal ini dibuktikan bahwa kabupaten Tuban saat ini memiliki populasi sapi hingga 336 Ribu serta populasi sapi ini di kabupaten Tuban menjadi terbaik No 2 se-Jawa Timur.
Sementara itu Menpan RI Syahrul Yasin Limpo mengapresiasi Pemkab Tuban yang selalu mengawal dan mengatasi permasalah petani.
“Pemkab Tuban sangat baik dalam melakukan manajamen pengelolaan penanaman maupun manajemen pengawalan hasil panen,” kata Menpan.
Menpan berharap Kabupaten Tuban terus menggenjot hasil pertanian baik pada tanaman padi, jagung maupun tanaman lainya.”Hal ini dilakukan agar bisa menambah stok cadangan pangan nasional,” ungkap Syahrul Yasin Limpo.(Damin/red).






