Mantapkan Dukungan Kepada Wahono Nurul, DPD PAN Bojonegoro Gelar Konsolidasi Pemenangan

Bojonegoro – Mantapkan dukungan Pasangan Bakal Calon Bupati (Bacabup) dan Bakal Wakil Calon Bupati (Bacawabup) Bojonegoro, Setyo Wahono dan Nurul Azizah, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (PAN) Bojonegoro menggelar Konsolidasi Pemenangan pasangan Wahono – Nurul di Pilkada Bojonegoro mendatang.

Ketua DPD PAN Bojonegoro, Lasuri mengatakan bahwa, memenangkan Pasangan Wahono – Nurul dalam Pilkada Bojonegoro merupakan tugas dan amanat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

“Ini adalah keputusan dari DPP, dan kita harus memenangkan Pasangan Wahono – Nurul sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro,” kata Lasuri saat memberi sambutan dalam Konsolidasi Pemenangan Wahono – Nurul yang bertempat di salah satu Cafe di kawasan Jalan Gajah Mada turut Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, Sabtu (21/09/2024).

Dirinya menilai, pasangan Wahono – Nurul merupakan salah satu pasangan yang layak untuk membuat perubahan di Bojonegoro, seperti pembangunan merata serta meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran bagi seluruh masyarakat Bojonegoro.

“Saya yakin Wahono – Nurul merupakan pasangan yang layak untuk membawa Bojonegoro lebih baik, seperti slogan mereka Pemimpin Hebat, Bojonegoro Semakin Kuat,” terang Lasuri.

Hal senada juga disampaikan langsung Oleh Bacabup Bojonegoro, Setyo Wahono, Dirinya mengatakan akan membawa Kabupaten Bojonegoro semakin lebih maju, seperti meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) serta meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran bagi seluruh masyarakat Bojonegoro.

“Seperti tagline kami (Wahono – Nurul) yakni, tentang Kesejahteraan dan Kebanggaan bagi seluruh masyarakat Bojonegoro,” kata Setyo Wahono saat menghadiri Konsolidasi Pemenangan DPD PAN Bojonegoro.

Setyo Wahono menjelaskan bahwa, Kabupaten Bojonegoro merupakan Kabupaten ke 2 dengan nilai APBD Bojonegoro tertinggi di Provinsi Jawa Timur, akan tetapi Dirinya menyebut, dengan nilai anggaran yang sangat tinggi tersebut, tidak dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Bojonegoro.

“Akan tetapi dengan APBD mencapai di angka Rp 8,2 Triliun tersebut tidak dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Bojonegoro,” jelasnya.

Dirinya beranggapan bahwa, Pemerintahan selama beberapa tahun terakhir ini telah melupakan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Bojonegoro, seperti kesejahteraan Guru TPQ, Guru Honorer, Guru Madrasah serta Guru di Pondok Pesantren yang telah jauh dari kata sejahtera.

“Insyaallah, poin poin penting tersebut merupakan kerja awal bagi Kepimpinan Wahono – Nurul agar menciptakan Kabupaten Bojonegoro yang makmur dan sejahtera bagi seluruh masyarakat Bojonegoro,” terangnya.

“Mari kita bersama sama baik itu seluruh pengurus Partai dan seluruh masyarakat Bojonegoro untuk bersama sama mengawal sekaligus membuat Kabupaten Bojonegoro ini menjadi Bojonegoro semakin kuat serta semakin hebat, baik itu di sektor kesejahteraan dan kemakmuran,” pungkas Putra asal Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro ini.

(riz/red)