Penulis : Rizal Abdi N.
Bojonegoro – Dengan menyediakan sebanyak 2.494 lowongan kerja baik itu kerja dalam negeri maupun luar negeri, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) menggelar Career Expo selama dua hari, tepatnya pada 4 dan 5 Desember 2024, Rabu (04/12/2024).
Dengan menghadirkan 36 perusahaan, nampak satu persatu stand mulai dipadati para pencari kerja, banyak dari mereka saling mengajukan berbagai pertanyaan guna mencari informasi lowongan kerja yang telah tersedia di setiap stand didekat mereka.
Sebut saja, Aylin, pemudi asal Kecamatan Dander, Dirinya mengungkapan bahwa, Ia bersama temannya merasa sangat terbantu dengan adanya Career Expo ini, Hal ini dimaksudkan Aylin lantaran Ia mengaku dapat langsung mengetahui perihal informasi lowongan yang akan Ia dan juga temannya lamar.
“Merasa terbantu sekali mas, soalnya saya bersama teman saya langsung mengetahui informasi seputar tentang pekerjaan yang akan kami lamar,” ungkapnya.
Dirinya berharap, Career Expo yang digelar Pemkab Bojonegoro ini harus banyak digelar, sebab Ia menilai, dengan adanya event seperti ini, merupakan salah satu bentuk upaya guna mengurangi dan meminimalisir angka pengangguran di Bojonegoro.
“Semoga dengan adanya Career Expo ini dapat mengurangi serta meminimalisir angka pengangguran di Bojonegoro,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Disperinaker Bojonegoro, Welly Fitrama mengatakan, berdasarkan data rilis Badan Pusat Statistik (BPS), Kabupaten Bojonegoro pada lulusan SMA umum memiliki angka paling tinggi penyumbang pengangguran yaitu mencapai 53,05% disusul dengan lulusan SMK sebesar 19,4%.
“Hal tersebut menunjukkan ternyata lulusan SMA Umum mendominasi angka pengangguran di Bojonegoro, sehingga bisa kami simpulkan mayoritas lulusan SMA selain melanjutkan ke perguruan tinggi mereka juga berminat memasuki pasar kerja,” katanya.
Dirinya menjelaskan, bahwasannya Disperinaker mempunyai strategi untuk mencegah pesatnya angka pengangguran dengan mengoptimalkan Kartu AK-1 (Kartu Tanda Pencari Kerja,red) dan membangun sinergitas dengan lembaga pendidikan serta pelatihan Vokasi berorientasi merupakan salah satu bentuk upaya guna meminimalisir angka pengangguran di Bojonegoro.
“Sehingga kedepannya, Kabupaten Bojonegoro akan menjadi gudangnya tenaga kerja yang berkompeten dan dibutuhkan di Dunia Usaha dan Dunia Industri,” jelasnya.
Dirinya berharap, dengan adanya Career Expo ini dapat meningkatkan kolaborasi bersama stakeholder terkait dalam meningkatkan presentasi penduduk bekerja di Bojonegoro dengan langkah konkret dalam penanganan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT).
“Melalui kegiatan ini diharapkan pencari kerja dapat terserap secara maksimal, sehingga dapat menurunkan angka TPT di Bojonegoro,” pungkasnya.
(riz/red)






