Penulis : Rizal Abdi N.
Bojonegoro – Dengan diikuti ratusan pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bojonegoro menggelar sosialisasi moderasi beragama, Sabtu (07/12/2024).
Bertempat di Halaman Pondok Pesantren Modern Al Fatimah turut Desa Sukorejo, Kecamatan Bojonegoro, sosialisasi ini mengusung tema ‘Peran Moderasi Beragama terhadap Penguatan Kebhinekaan Peserta Didik dalam Bingkai Persatuan dan Kesatuan’.
Ketua FKUB Kabupaten Bojonegoro, Dr. KH Tamam Syaifuddin M.Si mengatakan, kegiatan sosialisasi moderasi beragama yang di ikuti para pelajar tingkat SLTA ini, merupakan program baru yang diluncurkan FKUB Bojonegoro.
“Kegiatan ini merupakan program baru dari kami (FKUB Bojonegoro), yakni pengenalan dini kepada pelajar tentang FKUB, selain itu juga dalam kegiatan ini sekaligus pengenalan program perihal moderasi bergama di Kabupaten Bojonegoro,” terang Dr. KH Tamam Syaifuddin M.Si.
Dirinya menjelaskan, bahwasannya program baru yang mengikutsertakan peran penting pelajar terhadap moderasi beragama ini, telah mendapatkan berbagai apresiasi positif.
“Salah satunya adalah FKUB Provinsi Jawa Timur dan FKUB pusat Jakarta,” jelasnya.
Melalui program tersebut, Pria yang juga sebagai pengasuh Yayasan Pondok Pesantren Modern Al Fatimah ini menuturkan, kedepannya para pelajar ini diharapkan untuk tetap turut andil dalam keikutsertaan moderasi beragama di Kabupaten Bojonegoro.
Terpisah, Sekretaris FKUB Bojonegoro, Gus Zainudin Asyhari mengatakan, menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) Tahun 2025, kegiatan ini kedepannya akan lebih memfokuskan pada sosialisasi, diskusi, seminar nasional, dan mengkriet seni budaya lintas agama.
“Selain itu, FKUB Bojonegoro juga akan melibatkan beberapa UMKM dan kuliner dalam upaya membangun ekonomi kerakyatan jelang Nataru 2025,” katanya.
Sementara itu, salah satu siswi SMA Plus Al Fatimah, Andy Satu Fatimah menyambut baik dengan adanya progam ini, Ia merasa dengan melibatkannya generasi muda, program ini menjadikan ajang bagi generasi muda untuk terus melatih kreatifitas yang dimiliki.
“Melalui program yang diinisiasi FKUB ini, kita dapat mengenal dan mengetahui tentang apa itu moderasi beragama, ini luar biasa, dan menurut saya FKUB kali ini memang beda, sangat hebat!,” pungkas Andy Satu Fatimah siswi asal Sabah Malaysia ini.
(riz/red)






