Buka Dialog Interaktif Sapa Bupati, Setyo Wahono : Sarana Interaksi Pemerintah dengan Masyarakat

Bojonegoro, Suryanasional.com – Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono menggelar kembali kegiatan dialog interaktif. Dialog interaktif ini merupakan sarana interaksi pemerintah daerah dengan masyarakat dalam upaya menemukan solusi yang komprehensif.

“Kegiatan dialog interaktif program Sapa Bupati ini merupakan upaya untuk berinterkasi dengan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi maupun unek-unek dan keluh kesah terkait persoalan yang berkorelasi dengan alur pemerintahan,” kata Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, Kamis (18/4/2025).

Disebutkan Bupati Wahono, program Sapa Bupati ini bertujuan sebagai wadah untuk membahas sebuah permasalahan masyarakat dan selanjutnya mencari jalan keluar yang terbaik.

“Dalam menampung aspirasi masyarakat, kita juga telah mengeluarkan aplikasi yang dikelola oleh OPD. Jadi masyarakat bisa menggunakan aplikasi tersebut untuk menyampaikan keluh kesahnya. Tentunya bukan keluh kesah pribadi, tapi yang berkaitan dengan dampak langsung di masyarakat,” kata Wahono.

Kegiatan dialog interkatif melalui program Sapa Bupati ini rencananya akan digelar setiap bulan setiap tanggal 17 dengan jadwal situasional.

Dialog interaktif ini juga disampaikan paparan 100 hari kinerja Bupati Bojonegoro oleh Kepala Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bojonegoro, Ahmad Gunawan Ferdiansyah.

“Program kinerja Bupati yang bersumber dari visi misi dan program kerja dituang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). RPJMD merupakan dokumen perencanaan pembangunan daerah yang dibuat oleh pemerintah daerah untuk periode 5 tahun,” kata Ahmad Gunawan.

Delapan program Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro yang disampaikan Ahmad Gunawan diantaranya meliputi :

  1. Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan digitalisasi, meningkatkan efisiensi pelayanan publik berbasis teknologi.
  2. Revitalisasi BUMD dan regulasi prioritas, memperkuat peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar lebih produktif.
  3. Ketersediaan air, memastikan akses air bersih dan irigasi untuk pertanian melalui program panen air hujan.
  4. Kesejahteraan petani, memberikan dukungan serta kebijakan yang berpihak kepada petani.
  5. Pendidikan unggul, meningkatkan kualitas pendidikan dan akses bagi masyarakat.
  6. Kesehatan masyarakat, menyediakan layanan kesehatan yang lebih baik dan terjangkau.
  7. Lingkungan berkelanjutan, mengedepankan kebijakan ramah lingkungan dalam pembangunan daerah.
  8. Pengentasan kemiskinan, menerapkan program-program konkret untuk menurunkan angka kemiskinan di Bojonegoro.

Sementara pantauan media ini, sesi dialog interaktif dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya. Tampak Wakil Bupati Nurul Azizah beserta OPD terkait menjawab semua pertanyaan masyarakat.

Dialog interaktif Sapa Bupati dihadiri semua elemen di lingkup Pemkab Bojonegoro serta masyarakat Bojonegoro. (Lex/red).