Usai Adanya Isu fiktif di Pesawat Saudi Airlines, Kemenag Bojonegoro Pastikan Seluruh Jamaah Haji Tiba Dengan Selamat Pada 29 Juni Mendatang

Bojonegoro – Setelah adanya isu fiktif ancaman di Pesawat Saudia Airlines SV-5276 rute Jeddah-Jakarta yang viral di beberapa media sosial (medsos) kemarin, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro memastikan seluruh Jamaah Haji asal Bojonegoro akan tiba dengan selamat pada 29 Juni mendatang.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kemenag Bojonegoro, Abdulloh Hafidz saat ditemui di ruang kerja, Rabu (18/06/2025).

“Seluruh Jamaah Haji Bojonegoro ini dipastikan akan tiba dengan selamat pada 29 Juni mendatang,” katanya.

Dirinya menambahkan, kepulangan seluruh Jamaah Haji asal Kabupaten Bojonegoro ini akan dibagi dalam tiga hari, tepatnya untuk Jamaah Haji Kelompok Terbang (Kloter) 56 akan tiba pada tanggal 29 Juni, dan Kloter 64, 65, 66, dan 67 akan menyusul pada tanggal 1 dan 2 Juli mendatang.

“Terkait adanya isu fiktif tersebut, saya himbau seluruh keluarga Jamaah Haji untuk tetap tenang dan jangan panik,” tambahnya.

Sebagai informasi, dikutip dari situs laman resmi Kemenag.go.id perihal adanya isu fiktif Ancaman bom di Pesawat Saudia Airines SV-5276 rute Jeddah-Jakarta yang sempat melakukan pendaratan darurat di Bandara Kualanamu kemarin.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief merasa bersyukur bahwa dalam keterangan Kapolda Sumut Irjen Wishnu Hermawan Februanto berdasarkan hasil pemeriksaan, dinyatakan pesawat itu steril dari benda bermuatan bom.

Dengan adanya isu fiktif ancaman bom ini, Pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pihak Saudia Airlines terkait dengan rencana penerbangan jemaah haji Indonesia.

Ia juga menghimbau kepada para jamaah untuk tetap tenang dan tidak panik serta selalu mempercayakan penanganan masalah kepada pihak berwenang.

“Kami harap jemaah juga bisa segera kembali ke pangkuan keluarganya dengan sehat dan rasa bahagia,” tandasnya.(riz/red)