Bojonegoro, Suryanasional.com – Pengurus Wushu Kabupaten Bojonegoro menggelar kegiatan Sosialisasi Sanda Wushu, Selasa (16/12/2025). Kegiatan ini berlangsung di SMA Negeri 3 Bojonegoro.
Kegiatan ini diikuti oleh para peserta didik serta sejumlah pihak yang terlibat dalam pengembangan olahraga wushu di daerah.
Sosialisasi tersebut dihadiri oleh Ketua Umum Wushu Kabupaten Bojonegoro Galuh Setiyadi, Wakil Kepala Kesiswaan SMA Negeri 3 Bojonegoro, serta pelatih Sanda Wushu, Suwito.
Dalam sambutannya, Galuh Setiyadi menekankan pentingnya pengenalan dan pembinaan cabang olahraga Sanda Wushu sejak usia pelajar.
Menurutnya, pembinaan yang berkelanjutan akan melahirkan atlet-atlet berprestasi yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki disiplin, mental, dan sportivitas yang baik.
“Kami berharap melalui pembinaan yang berkelanjutan, wushu mampu melahirkan atlet berprestasi yang kuat secara fisik sekaligus berkarakter,” ujar ia.
Dirinya menambahkan bahwa Sanda Wushu tidak hanya melatih kemampuan fisik, tetapi juga membentuk kepribadian atlet yang disiplin dan menjunjung tinggi sportivitas.
Sementara itu, Wakil Kepala Kesiswaan SMA Negeri 3 Bojonegoro, Dra. Hj. Ida Nur’aini, M.M.Pd., menyambut baik pelaksanaan kegiatan sosialisasi tersebut.
Pihak sekolah menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan olahraga prestasi, khususnya wushu, sebagai bagian dari pembinaan minat dan bakat siswa di bidang nonakademik.
“Sekolah mendukung penuh pengembangan minat dan bakat siswa di bidang olahraga prestasi. Kami berharap melalui wushu ini dapat lahir prestasi-prestasi baru dari siswa SMA Negeri 3 Bojonegoro,” terangnya.
Agenda utama kegiatan diisi dengan pemaparan materi Sosialisasi Sanda Wushu oleh Suwito selaku pelatih.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan dasar-dasar Sanda Wushu, teknik bertanding, serta peluang prestasi yang dapat diraih melalui pembinaan yang konsisten dan terarah.
“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memotivasi para siswa agar tidak ragu berlatih dan mengembangkan potensi diri di cabang olahraga wushu,” ungkapnya.
Kegiatan sosialisasi ditutup dengan harapan agar Sanda Wushu semakin dikenal di kalangan pelajar serta mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kabupaten Bojonegoro di tingkat regional maupun nasional.(red)






