Bojonegoro – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Jawa Timur mengimbau kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Kemenag Bojonegoro harus melayani masyarakat penuh dengan sepenuh hati.
Pernyataan Kakanwil Kemenag Jawa Timur itu disampaikan secara tegas dihadapkan ratusan ASN dalam Pembinaan ASN lingkup Kemenag Bojonegoro, Selasa (10/02/2026).
“Saya ingatkan kepada seluruh ASN Kemenag Bojonegoro harus melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” tegas Kakanwil Kemenag Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar.
Ia menambahkan, bahwa pelayanan yang baik kepada masyarakat itu bukan soal fasilitas, melainkan sikap dan kompetensi yang dilakukan sepenuh hati. “Kalau belum bisa melayani dengan senyum dan santun, jangan berharap masyarakat menjadi nyaman serta jangan salahkan masyarakat kalau akhirnya tidak respect kepada kita,” tuturnya.
Selain itu, kepada setiap ASN Kemenag Bojonegoro untuk melakukan introspeksi diri. “Introspeksi itu bukan hanya soal kinerja administratif, tetapi juga kualitas iman, akhlak pelayanan, dan kontribusi nyata yang diberikan kepada masyarakat,” terangnya.
Lebih dari itu, Dirinya juga mendorong seluruh ASN Kemenag Bojonegoro untuk selalu berinovasi dan meningkatkan kompetensi. “Menjadi ASN itu harus bisa menciptakan terobosan-terobosan yang baru dalam dunia kerjanya,” ungkap Akhmad Sruji Bahtiar.

Kakanwil Kemenag Jatim Resmikan Gedung Pusat Layanan Haji dan Umroh Bojonegoro.
Setelah memberikan pembinaan kepada ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Bojonegoro, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Jawa Timur meresmikan Gedung Pusat Layanan Haji dan Umroh Bojonegoro.
Peresmian Gedung Pusat Layanan Haji dan Umroh Bojonegoro yang berada di Jalan Pattimura Kecamatan Bojonegoro ini menjadi pusat pelayanan masyarakat Bojonegoro khususnya pelayanan bagi para Jamaah Haji dan Umroh.
Kepala Pusat Layanan Haji dan Umroh Bojonegoro, Abdulloh Hafidz mengatakan bahwa operasional pelayanan saat ini masih terkendala minimnya anggaran.
“Saat ini untuk pelayanan masih terkendala minimnya anggaran,” kata Abdulloh Hafidz.
Lebih lanjut dikatakannya, walau terkendala minimnya anggaran, kami tetap komitmen memberi pelayanan yang terbaik. “Bagi para Jamaah Haji dan Jamaah Umroh, kami berkomitmen memberi pelayanan yang tebaik,” ujarnya.
Dirinya juga menyampaikan bahwa gedung ini menjadi tempat untuk meningkatkan pelayanan bagi Jamaah Haji dan Umroh.
“Selain untuk meningkatkan pelayanan, gedung ini juga sebagai tempat informasi bagi masyarakat Bojonegoro yang ingin pergi Haji dan Umroh,” ungkap Ia.
Kakanwil Kemenag Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar menjelaskan sekarang ini ada beberapa kebijakan baru dari Pemerintah Arab Saudi terkait ibadah haji.
“Beberapa kebijakan itu antara lain tentang sistem layanan berbasis syariah, transportasi jemaah dan pendampingan jamaah Haji”, jelas Akhmad Sruji Bahtiar.
Dirinya menilai ada beberapa kebijakan yang sebelumnya belum ideal tentang tranportasi dan pendampingan jamaah. “Saat ini terus kita evaluasi agar pelayanan bagi para Jamaah menjadi lebih baik,” terang Ia.
Dirinya berharap dengan diresmikan gedung ini menjadi simbol penguatan pelayanan keagamaan yang lebih terintegrasi, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(riz/red)






