Porsadin Ke VII Tingkat Kabupaten Bojonegoro Resmi Dimulai, Total 17 Cabang Lomba di Perlombakan

Bojonegoro – Ratusan Santriwan-santriwati berkumpul di Halaman Pondok Pesantren (Ponpes) Modern Al-Aly, Desa Mayangrejo, Kwcamatan Kalitidu. Para santri itu berasal dari seluruh Wilayah Kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, Minggu (12/07/2026).

Mereka adalah para peserta Pekan Olahraga Santri Diniyah (Porsadin) Tingkat Kabupaten Bojonegoro ke VII. Porsadin sendiri merupakan agenda yang diinisiasi langsung Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Bojonegoro. Ajang yang digelar rutin setiap dua tahun sekali ini diikuti para santri diniyah se-Kabupaten Bojonegoro.

Ketua DPC FKDT Kabupaten Bojonegoro Muhibuddin mengatakan, Porsadin merupakan ajang 2 tahunan yang dilakukan berjenjang, mulai dari tingkat Kecamatan, Kabupaten Provinsi hingga Nasional.

“Porsadin ini merupakan penjaringan santri terbaik di setiap bidang, yang nantinya dapat berkesempatan mewakili Bojonegoro ke tingkat Provinsi atau bahkan Nasional,” katanya.

Sementara itu, selaku tuan rumah perhelatan Porsadin Tingkat Kabupaten ke VII, Mohamad Muhlisin mengatakan, porsadin kali ini terdapat 17 cabang lomba.

EKSISTENSI : Porsadin Bojonegoro ke-VII resmi dibuka seiring diterbangkannya balon secara simbolis. Porsadin ini diharapkan menjadi sarana positif untuk menunjukkan eksistensi Madrasah Diniyah kepada masyarakat Bojonegoro. Foto : Rizal Abdi.

“Dengan terdiri, untuk Santri Ula 13 cabang lomba dan Santri Wustho 3 cabang lomba,” ujar Ketua PAC FKDT Kalitidu ini.

Ia menuturkan, Porsadin ini digelar sebagai harapan menjadi wadah yang akan menampung kemampuan, bakat, dan kreativitas generasi muda. Khususnya bagi santri madrasah Diniyah Takmiliyah yang ada di Kabupaten Bojonegoro.

Dia juga berpesan, kepada para peserta ajang Porsadin, agar berkompetisi dengan sebaik-baiknya dan menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan

“Semoga ajang ini menjadi momentum bagi kita semua untuk meningkatkan kualitas diri, baik dalam hal prestasi maupun akhlak,” pesannya.

BERKESEMPATAN : Selain itu Porsadin ini juga digelar sebagai upaya menemukan atlet potensial sejak dini. Yang diharapkan dapat berkesempatan bersaing di Tingkat Provinsi bahkan Nasional. Foto : Rizal Abdi.

Para Santri Berkesempatan Jadi Perwakilan Tingkat Provinsi Bahkan Nasional

Porsadin Tingkat Kabupaten Bojonegoro ke VII telah dimulai. Sama seperti di edisi Porsadin sebelumnya, ajang 2 tahunan ini juga yang dilakukan berjenjang.

Mulai dari Tingkat Kecamatan yang akan dicari santri terbaik, menjadi perwakilan di Tingkat Kabupaten, yang kemudian menjadi perwakilan di tingkat Provinsi atau bahkan Nasional. Dengan maksud lain, Porsadin ini juga sebagai cara untuk menjaring para atlet terbaik di setiap wilayah.

Ketua DPC FKDT Bojonegoro, Muhibuddin mengatakan, ajang Porsadin ini selain menjadi ajang silahturahmi, ajang ini juga sekaligus upaya untuk menjaring para santri terbaik yang dimiliki Kabupaten Bojonegoro.

Menurutnya, Porsadin tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi santri, tetapi juga sarana evaluasi pendidikan serta pengembangan minat dan bakat di bidang olahraga, seni, dan keagamaan.

“Sehingga, Porsadin ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi lahirnya bibit-bibit santri berprestasi yang nantinya mewakili Kabupaten Bojonegoro di tingkat Provinsi Jawa Timur atau bahkan hingga Nasional,” tandasnya.(riz/red)