Ribuan Peserta OMI Kabupaten Bojonegoro Bakal Unjuk Kompetensi, Miliki Kesempatan Lanjut di Tingkat Provinsi bahkan Nasional

Bojonegoro – Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Bojonegoro telah resmi dimulai, ajang yang mempertemukan peserta didik di setiap jenjang pendidikan tersebut akan berlangsung pada 7 september hingga 9 september 2026.

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro bertindak sebagai inisiator dalam pelaksanaan OMI tersebut. Adapun pelaksanaan OMI itu akan terbagi dalam tiga jenjang, diantaranya Jenjang MA/SMA, MTs/SMP, serta MI/SD.

PLt Kepala Seksi (Kasi) Pendidikan Madrsah (Pendma) Kemenag Bojonegoro, Achmad Miftachus Sholicin mengatakan, pelaksanaan OMI tersebut diikuti setidaknya 1.686 peserta.

“Terdiri dari 428 peserta jenjang MA/SMA, 535 peserta jenjang MTs/SMP, dan 723 peserta jenjang MI/SD,” katanya, Senin (08/09/2026).

Adapun dalam pelaksanaannya, lanjut Dia, akan terbagi dalam tiga hari, pelaksanaan hari pertama untuk jenjang MA/SMA, sedangkan hari kedua jenjang MTs/SMP, dan di hari ketiga atau terakhir untuk jenjang MI/SD.

Ia menjelaskan, bahwa giat tersebut digelar sebagai bentuk penjaringan pelajar terbaik yang nantinya akan berkesempatan menjadi perwakilan Bojonegoro di Tingkat Provinsi ataupun Nasional.

“Bagi pelajar terbaik di masing-masing mapel akan memiliki kesempatan di ajang OMI Tingkat Jawa Timur, atau bahkan Nasional,” jelasnya.

Dia berharap melalui ajang OMI dapat menjadikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi, serta mengasah kemampuan akademik dalam upaya mencetak para generasi muda yang unggul dan berkualitas.

Diberitakan sebelumnya, pelaksanaan OMI 2026 tersebut akan terbagi dalam tiga jenjang berbeda, Jenjang MA/SMA berlangsung pada 7 September atau hari ini, sedangkan Jenjang MTs/SMP berlangsung pada 8 September besok, dan diakhiri pada 9 September untum Jenjang MI/SD.

Adapun, pelaksanaan OMI ini juga akan menempati di empat lokasi berbeda, diantaranya MAN 1 Bojonegoro, MAN 2 Bojonegoro, MA Islamiyah At Tanwir, serta MTs Abu Darrin.(riz/red)