Bojonegoro – Ujian Madrasah atau biasa disebut UM merupakan salah satu bentuk evaluasi pendidikan yang dilaksanakan oleh satuan pendidikan madrasah.
Mulai dari Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA). Melalui UM ini menjadi salah satu fungsi sebagai alat untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir jenjang pendidikan.
Seperti halnya, MAN 1 Bojonegoro, salah satu Madrasah unggulan yang berlokasi di selatan perkotaan itu telah melaksanakan Ujian Madrasah, berlangsung selama 10 hari.
“Ujian Madrasah tahun ajaran 2025/2026 sudah dimulai dan berlangsung 10 hari, terhitung pada senin 6 April kemarin, dan akan berakhir pada Jumat 17 April besok,” ujar Kepala MAN 1 Bojonegoro melalui Waka Humas, Sujarwo, Rabu (15/04/2026).
Dia menjelaskan, pada pelaksanaan Ujian Madrasah tahun ini, pelaksanaan dilakukan dengan sistem berbasis Android, hal tersebut menjadi bentuk upaya dalam meningkatkan kualitas dan efisiensi pelaksanaan ujian.
Ia mengimbau, agar peserta didik belajar dengan maksimal, menjaga kejujuran dan integritas selama ujian, serta tetap memperhatikan kondisi kesehatan agar dapat mengikuti ujian dengan optimal.
“Ujian Madrasah adalah tahap akhir bagi siswa kelas XII, maka pentingnya juga memiliki persiapan yang matang bagi para siswa, agar berlangsung lancar,” imbaunya.
Tidak lupa, Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh panitia dan pengawas yang turut bekerja keras untuk menyukseskan selama proses pelaksanaan Ujian Madrasah ini.
“Semua pihak ini menjadi kunci utama dalam kelancaran selama kegiatan tersebut berlangsung,” tandasnya.(riz/red)






