Bojonegoro, Suryanasional.com – Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah secara resmi membuka program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Imbangan tahun Anggaran 2020 di lapangan Desa Lebaksari, Kecamatan Baureno, Bojonegoro, Selasa (30/06/2020).
Program TMMD kali ini bertema “Mengabdi Untuk Negeri” Tahun 2020. TMMD dilaksanakan di dua Desa, yakni Desa Kalisari dan Lebaksari Kecamatan Baureno. Kegiatan pembukaan TMMD dilakukan dengan menerapkan protokol pencegahan Covid-19.
Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf. Bambang Hariyanto mengatakan, kegiatan TMMD dilaksanakan secara rutin setiap tahun ini bertujuan untuk mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mewujudkan SISHAMTA (sistem pertahanan semesta) dengan melibatkan komponen TNI dan rakyat.
“Program kegiatan TMMD dilaksanakan di Desa Lebaksari dan Kalisari. Tahun ini ada dua program kegiatan yang akan dilaksanakan, yakni kegiatan bersifat fisik dan non fisik,” Letkol Inf. Bambang Hariyanto.
Menurut Dandim, kegiatan fisik yang dicanangkan meliputi pembangunan saluran drainase dua titik di Desa lebaksari sepanjang 166,80 meter dan di Desa Kalisari 226,20 meter. Selanjutnya normalisasi saluran irigasi sepanjang 1 km. Rehab ruang kelas Sekolah Dasar, dan bedah rumah (RTLH/rumah tidak layak huni) sejumlah 33 rumah dari Pemkab Bojonegoro dengan didukung oleh Bank Jatim.
“Sementara untuk kegiatan non fisik berupa penyuluhan tentang stunting, budidaya ikan, serta seminar pendidikan Kebangsaan dan Bela Negara,” terang Letkol Inf. Bambang Hariyanto.
Sementara itu Bupati Bojonegoro, Anna Mu’awanah mengatakan, program TMMD Tahun 2020 merupakan potret dua Desa pinggiran Bantaran sungai Bengawan Solo yang sangat rentan oleh luapan air bengawan di saat musim penghujan. Ini
Menurut bupati, tentunya ini berbeda dengan kondisi wilayah desa atau Kecamatan lain di zona luar Bantaran Sungai Bengawan Solo.
“Kegiatan TMMD Tahun 2020 Selain Pembangunan Fisik, pembangunan non fisik juga sangat penting untuk membangun karakter Bangsa agar makin cinta dengan NKRI. Diharapkan masyarakat tidak terbawa oleh faham-faham yang dapat menimbulkan perpecahan, ketidak harmonisan, kecemburuan antar warga,” jelas Anna Mu’awanah.
Bupati menjelaskan, sektor pelayanan publik juga menjadi prioritas Program TMMD seperti pelayanan dokumen kependudukan, penyuluhan P3AKB, penyuluhan bahaya narkoba, dan rokok ilegal bagi warga.
“Dalam upaya mengedepankan pelayanan publik, di tahun 2020 ini Pemkab Bojonegoro sudah mencanangkan SID (sistem informasi) sejumlah 150 Desa se-Kabupaten Bojonegoro. Hal ini dilakukan guna memaksimalkan pelayanan bagi warga Bojonegoro,” kata bupati.
Menurutnya, adanya TMMD Tahun 2020 ini semoga mampu membangkitkan kembali semangat nilai-nilai luhur Kebangsaan, membangun kebersamaan antara TNI, warga dan juga Pemerintah Kabupaten. Semuanya dalam rangka mewujudkan percepatan pembangunan.
Pada kesempatan ini Bupati Bojonegoro berkesempatan menyerahkan sejumlah Bantuan secara simbolis berupa alat kesehatan, alat pertanian, serta buku kepada Kades Lebaksari Dan Kalisari.
Pembukaan TMMD dihadiri diantaranya Ketua dan Anggota DPRD Bojonegoro, Wakapolres Bojonegoro Kompol Rendy Surya Aditama, Kepala Bakorwil Bojonegoro Dyah Ayu Ermawati, OPD, jajaran anggota TNI Kodim 0813 Bojonegoro, Forkopimcam Baureno, Kades dan tamu undangan.(Lex/red).












