Bupati Wahono Hadiri Tasyakuran dan Silahturahmi Jamaah Haji 2026, Iringi Doa Serta Harapan Kemajuan Bojonegoro

Bojonegoro – Dengan mengenakan busana serba putih, ratusan alumni Jamaah Haji tahun 2026 asal Kabupaten Bojonegoro berkumpul di Ruang Paripurna Kantor DPRD Bojonegoro pada Minggu (12/07/2026).

Ratusan Jamaah itu berkumpul guna menghadiri acara silahturahmi dan tasyakuran Jamaah Haji 2026. Acara yang digelar oleh Pimpinan Daerah (PD) Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Bojonegoro ini berlangsung khidmat.

Turut hadir, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono, Wakil Bupati Nurul Azizah, Anggota DPRD H Sukur Priyanto, Kepala Kantor Kementerian Haji Bojonegoro Abdulloh Hafidz dan Ketua MUI Kabupaten Bojonegoro Alamul Huda.

Bukan hanya berkumpul, tatkala pula iringan doa dan secercah harapan terpancar di sepanjang jalanya acara silahturahmi itu, besar dari para Jamaah Haji ini mendoakan kemajuan bagi Kabupaten Bojonegoro.

Salah satu perwakilan IPHI Bojonegoro, Tedjo Sukmono menyampaikan, di momen pasca pelaksanaan Ibadah Haji, Ia turut mengajak para Jamaah Haji Tahun 2026 untuk bersama-sama mendoakan kemajuan Bojonegoro.

“Di momen spesial ini, mari kita bersama-sama turut mendoakan Bupati dan Wakil Bupati agar senantiasa diberi kekuatan, kesehatan, dan kemudahan dalam memimpin Bojonegoro menuju kemajuan bersama,” ajaknya.

“Biasanya pasca berhaji, doa njenengan (Jamaah Haji,red) masih mustajab, insyaallah dikabulkan,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan terimakasih atas terselenggaranya acara ini. Ia berharap, melalui silahturahmi dan tasyakuran ini dapat membawa keberkahan antar sesama.

“Semoga dengan pengalaman spiritual yang telah dilalui para Jamaah ini, dapat menjadi sebuah energi yang besar dan positif untuk mempererat persaudaraan dan turut bersama-sama membangun Bojonegoro yang makmur dan religius,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Bojonegoro Abdulloh Hafidz juga menyampaikan informasi penting mengenai seputar kebijakan Ibadah Haji tahun depan.

Diantaranya perihal kesehatan atau Istihah Jamaah, Ia menerangkan, dalam syarat ini kesehatan ini, kedepan Kemenhaj bersama Dinas Kesehatan Bojonegoro juga akan melaksanakan Manasik Kesehatan bagi Para Calon Jamaah Haji.

“Kedepan, bukan hanya Manasik Haji saja, melainkan juga akan ada Manasik Kesehatan, tujuannya agar seluruh Calon Jamaah Haji dapat terpantau dari segi kesehatannya sampai dengan jadwal keberangkatan tiba,” terangnya.

Lain itu, Ia juga menjelaskan perihal perubahan start keberangkatan sebelum take off bagi Calon Jamaah Haji Bojonegoro, yang semula berangkat dari Asrama Haji Sukolilo kini telah diubah. Jamaah Haji akan berangkat menuju Bandara Doho Kediri, untuk kemudian takeoff menuju Arab Saudi.

“Tentu, dengan fasilitas berupa asrama bagi seluruh Calon Jamaah Haji Bojonegoro,” tandasnya.(riz/red)