Bojonegoro – Dalam momen penghujung Ramadan 1447 Hijriah, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bojonegoro menggelar acara Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim pada Rabu (18/03/2026) sore.
Bertempat di Kantor DPD Partai Golkar Bojonegoro, acara tersebut sekaligus menjadi momen penutupan Musyawarah Kecamatan (Muscam) Partai Golkar Bojonegoro.
Hadir pula dalam giat ini, Anggota DPR RI Komisi IV, Ir. H. Eko Wahyudi, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Bojonegoro, Dr. KH. Tamam Syaifuddin, M.Si, Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro, Ahmad Supriyanto beserta Jajaran Pengurus.
Selain itu, giat tersebut juga dihadiri beberapa Organisasi Masyarakat (Ormas) di Bojonegoro, diantaranya PCNU, PD Muhammadiyah, perwakilan Gereja Kristen Jemaat Timur (GKJTU) dan Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag).

Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro, Ahmad Supriyanto mengatakan bahwa, kegiatan Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim ini digelar, sekaligus menjadi rangkaian penutupan kegiatan Muscam Partai Golkar Bojonegoro.
“Sebanyak 25 Kecamatan telah dilakukan Muscam, tinggal sisa 3 Kecamatan yang masih di jabat oleh Plt,” kata Ahmad Supriyanto.
Menandai hal tersebut, Pria yang akrab disapa Mas Pri itu meneruskan, setelah ini DPD Partai Golkar Bojonegoro akan langsung melakukan tancap gas sesuai target pada Pemilu 2029 mendatang.
“Maka, pada pemilu mendatang, target kita adalah meraih 10 kursi DPRD Bojonegoro, mohon selalu diberikan arahan dan bimbingannya, wabilkhusus Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Bojonegoro,” ungkapnya.
Senada dengan hal itu, Anggota DPR RI, Ir. H. Eko Wahyudi menyampaikan bahwasannya, jika memiliki target tersebut, harus pula dibarengi dengan kesolidan antar sesama Kader Golkar Bojonegoro.

“Target itu bisa didapat jika Golkar harus tetap solid dan merangkul semuanya,” ujarnya.
Hal itu dikarenakan, Ia menilai, dengan adanya kesolidan dan saling merangkul antar Partai Golkar Bojonegoro, target 10 kursi tersebut dapat pula diraih bersama.
“Ini harus kita jaga untuk lebih memantapkan mesin politik Partai Golkar pada Pemilu 2029,” terangnya.
Sementara itu, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Bojonegoro, Dr. KH. Tamam Syaifuddin, M.Si mengungkapkan hal sama, namun pula Ia memberikan empat hal guna mencapai kesuksesan dalam Partai Golkar.
Kyai Tamam, begitu Ia akrab disapa melanjutkan, empat hal tersebut juga telah dilakukan langsung oleh Rasullulloh SAW, ketika sang Rasul dengan sukses memimpin ummat dan negara kala itu.

“Pertama, Dengan Ilmunya Ulama (Kyai). Kedua, Adilnya Para Pejabat. Ketiga, Dermawannya Orang-orang Kaya. Keempat, Doanya Para Fakir Miskin,” ujarnya.
Dengan keempat hal ini, lanjut Kyai Tamam, lantas menjadikan Rasullulloh SAW sebagai pemimpin yang sukses dalam memimpin Islam hingga puncak kejayaan serta menjadikan negaranya sukses.
Oleh karenanya, Ia pun mengajak para kader guna senantiasa meneladani keempat hal itu. Ia berpesan, untuk terus menjaga marwah Partai Golkar Bojonegoro.
“Beliau saja tidak punya Ijazah formal bisa sukses luar biasa. Maka dari itu, daripada mempertengkarkan ijazah mending kita memikirkan dinamika politik Global yang saat ini masih tidak menentu,” pesan Kyai Tamam yang juga Pembina RMI PWNU Jawa Timur ini.(riz/red)






