DPC KAI, DPD LIRA Dan LPK-RI Kabupaten Ngawi Gelar Buka Bersama Dengan Kaum Duafa

Berita3 Dilihat

Ngawi, suryanasional.com – Demi meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama, utamanya pada bulan puasa seperti saat ini, lembaga Pemerintah dan lembaga swasta, seperti halnya yang dilakukan oleh KAI, LIRA dan LPK-RI Kabupaten Ngawi, yang adakan bukber bersama dengan anak yatim dan kaum dhuafa, di Kurnia Convention Hall, Rabu (27/04/2022).

Ony Anwar Harsono Bupati Ngawi mengatakan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan buka bersama yang diinisiasi oleh DPC KAI (Kongres advokat Indonesia), DPD LIRA (Lumbung Informasi Rakyat), serta DPC LPK-RI (Lembaga Perlindungan Konsumen Republik Indonedia) Kabupaten Ngawi, sebagai kegiatan berbagi dengan anak yatim dan kaum dhuafa. Upaya tersebut selaras dengan tujuan prioritas pengentasan kemiskinan oleh Pemkab Ngawi, dengan meringankan beban kemiskinan masyarakat, meningkatkan pendapatan masyarakat serta mengurangi kantong-kantong kemiskinan.

“Kegiatan buka bersama yang dilakukan oleh KAI, LIRA dan LPK-RI kab. Ngawi tersebut diharapkan bisa menjadi ladang pahala bagi lembaga yang bersangkutan dan tetap bersinergi dengan Pemkab Ngawi serta dapat memotivasi lembaga lain untuk lakukan hal yang sama, dalam rangka mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Selain itu Haji Faishol SH Ketua KAI, Ketua LPK-RI, Sekaligus Bupati LIRA Kabupaten Ngawi mengatakan bahwa dalam gelar acara bukber sore tadi, setidaknya dihadiri kurang lebih 100 anak yatim dan kaum dhuafa di Ngawi, serta puluhan awak media yang menjadi partner lembaga tersebut.

“Dalam acara tersebut bertema buka bersama DPC KAI, DPD LIRA, dan DPC LPK-RI kab Ngawi bersama dengan awak media, anak yatim piatu dan kaum dhuafa tersebut, mengusung tema hidup rukun dan sejahtera dengan memaknai Ramadhan 1443 H,” jelasnya.

Selanjutnya diharapkan kegiatan buka bersama tersebut, tetap menjadi agenda rutin tiap tahun yang dilakukan oleh KAI, LIRA dan LPK-RI kab. Ngawi setiap tahunnya dalam upaya meningkatkan solidaritas sosial masyarakat. (Fir/Red)