Hestik Ottafiyah, Sosok Inspiratif dan Wisudawan Peraih IPK Terbaik di STIKES MABORO

Bojonegoro, Suryanasional.com – Wisuda ke-III di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Bojonegoro (MABORO) ini bisa menjadi salah satu momen terbaik hidup seorang Hestik Ottafiyah. Betapa tidak, Hestik Ottafiyah jurusan Perekam Ilmu Kesehatan (PIK) dalam program studi D3 meraih Indek Prestasi Kumulatif (IPK) tertinggi 3,82.

Wisuda digelar secara virtual di Kampus STIKES MABORO Jalan Veteran Bojonegoro, Kamis (5/11/2020). Wisuda secara virtual dilakukan akibat pandemi Covid-19.

Hestik Ottafiyah merupakan sosok inspiratif bagi anak muda milenial. Hestik Ottafiyah mempunyai semangat luar biasa dan tipikal anak muda pekerja keras.

Pencapaian yang telah diraih Hestik Ottafiyah tentunya sangat membanggakan orang tuanya. Apalagi dalam kesehariannya Hestik Ottafiyah diketahui adalah seorang wirausahawan muda mandiri yang tidak menggantungkan hidupnya dari orang tuanya.

Menurut Hestik, apa yang telah diraihnya ini berkat doa kedua orang tua dan bimbingan para dosen di STIKES MABORO.

“Alhamdulillah saya merasa terhormat dan bagga karena telah menjadi mahasiswa STIKES MABORO. Terkait IPK tertinggi, bagi saya itu adalah bonus dan hanya sekedar angka di atas kertas,” kata Hestik.

Terpenting menurut Hestik, di STIKES selain mendapatkan ilmu dan praktek langsung dalam mengimplementasikan teori, dia juga bisa belajar banyak mengenai cara berorganisasi.

“Selama menjadi mahasiswa, banyak hal yang telah saya dapat dari STIKES MABORO. Selain ilmu dan praktek langsung, saya juga diberikan kepercayaan sebagai ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) PK AS-SYIFA STIKES MABORO,” kata Hestik.

Menurut Hestik, dirinya merasa beruntung selama menjadi mahasiswa STIKES MABORO karena mendapatkan ilmu untuk menjadi seorang entrepreneur sehingga mengantarkan dia hingga bisa pergi ke luar negeri.

“Alhamdulillah dari semester 2 sampai sekarang saya serius jalankan bisnis saya. Dari bisnis ini juga, saya bisa pergi hingga ke Singapura,” kata Hestik.

“Dari usaha dan bisnis yang saya jalankan selama ini, Alhamdulillah saya bisa menjadi mandiri dan tidak tergantung lagi dari orang tua, baik untuk uang jajan maupun untuk urusan kebutuhan pendidikan,” terang Hestik.

Menurut Hestik, bahkan tak jarang setiap dua minggu sekali dirinya memberikan kedua orang tuanya uang untuk belanja dan kebutuhan lainnya.

Hestik menuturkan, meskipun selama menjadi mahasiswa dirinya aktif dalam organisasi dan berwirausaha, namun dirinya masih bisa mendapatkan beasiswa.

“Meskipun selama menjadi mahasiswa STIKES MABORO saya selalu aktif dalam kegiatan organisasi dan berwirausaha. Namun Alhamdulillah, saya masih bisa mendapatkan beasiswa untuk setiap semesternya. Apalagi bisa menjadi wisudawan terbaik tahun ini,” ungkap Hestik Ottafiyah.

Ingin mengetahui bisnis online Hestik Ottafiyah. Bisa cek melalui Instagramnya di @majestystoreid. (Lex/red).