Bojonegoro, Suryanasional.com – Kondisi jalan lintas Bojonegoro menuju Surabaya dan arah Cepu yang berstatus sebagai jalan provinsi semakin memprihatinkan. Kerusakan parah di sejumlah titik tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan.
Menanggapi keluhan masyarakat yang kian masif, Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, menginstruksikan Fraksi Golkar untuk segera bergerak dan mendesak perbaikan kepada pemerintah pusat. Pernyataan tersebut disampaikan di Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (24/1/2026).
Ahmad Supriyanto meminta para anggota legislatif dari partai berlambang pohon beringin itu untuk melakukan konsultasi intensif serta merumuskan solusi konkret demi kepentingan warga.
“Jalan sepanjang Baureno arah Bojonegoro hari ini menjadi keresahan warga. Sudah sering terjadi kecelakaan akibat jalan berlubang. Kami mohon Fraksi Golkar segera berkonsultasi dan bergerak cepat,” kata Ahmad Supriyanto.
Dirinya menegaskan bahwa persoalan ini bukan lagi sekadar hambatan transportasi, melainkan telah menjadi ancaman keselamatan jiwa. Karena itu, Fraksi Golkar diminta merumuskan langkah koordinasi secara komprehensif, mulai dari tingkat kabupaten, provinsi, hingga kementerian terkait.
“Silahkan teman-teman fraksi agar segera merumuskan langkah untuk disampaikan ke tingkat kabupaten, provinsi, sampai ke Kementerian PUPR, supaya masalah ini segera mendapat perhatian serius,” tambahnya.
Hal senada disampaikan Sekretaris DPD Golkar Bojonegoro, Mansyur. Ia mengingatkan jajarannya untuk tetap peka terhadap realitas sosial di masyarakat.
Menurutnya, keluhan mengenai rusaknya jalan lintas provinsi ini telah ramai disuarakan di berbagai platform media sosial, mulai dari TikTok hingga Facebook. Bahkan, baru-baru ini terjadi kecelakaan tepat di depan kantor DPD Golkar Bojonegoro.
“Kemarin terjadi kecelakaan persis di depan kantor DPD. Di media sosial pun netizen sudah sangat mengeluhkan kondisi ini. Jadi, teman-teman fraksi harus segera merumuskan tindakan terkait hal ini,” kata Mansyur. (red)








