Jelang Keberangkatan, Kemenag Bojonegoro Mencatat Terdapat Dua CJH Meninggal Dunia

Bojonegoro – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro mencatat terdapat dua Calon Jamaah Haji (CJH) Bojonegoro meninggal dunia pada musim Haji tahun 2025/1446 Hijriah.

Hal ini disampaikan langsung Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kemenag Bojonegoro, Abdulloh Hafidz, Senin (21/04/2025).

“Dari 1508 Jamaah, terdapat dua CJH Bojonegoro meninggal dunia dikarenakan sakit,” kata Abdulloh Hafidz.

Meski demikian, lanjut Abdulloh Hafidz, kedua Jamaah tersebut dapat digantikan oleh salah satu perwakilan keluarga dengan metode pelimpahan yang akan diperkirakan berangkat pada 20 Mei 2025.

“Dikarenakan, Kedua CJH yang meninggal dunia tersebut telah melewati beberapa tahapan pembayaran serta pengurusan beberapa Dokumen, maka para Jamaah pengganti ini nantinya hanya akan menunggu jadwal keberangkatan yang akan diperkirakan pada 20 Mei 2025,” tambahnya.

“Namun, jika ada salah satu pihak keluarga yang berhalangan untuk menggantikan Jamaah tersebut, maka kuota Jamaah Haji akan digantikan oleh Jamaah pada kuota cadangan,” tandasnya.

Untuk diketahui, kedua CJH ini sebelumnya akan diperkirakan berangkat pada 20 Mei 2025, namun sebelum jadwal keberangkatan, salah satu Jamaah yakni Rasning CJH asal Kecamatan Baureno meninggal dunia dikarenakan sakit pada Jumat (18/04) kemarin.

Selanjutnya Jamaah lainnya adalah Dyah Ayu Ratna Dewi CJH asal Kecamatan Kedungadem yang juga merupakan Anggota DPRD Bojonegoro Fraksi PKB ini, dikabarkan meninggal dunia dikarenakan sakit pada Minggu (21/04) kemarin.(riz/red)

News Feed