Kembara Kemenag Bojonegoro 2026 Resmi Berakhir : Tanamkan Karakter, Spiritualitas, Hingga Latih Kepedulian Sosial Siswa

Bojonegoro – Kegiatan Kemah Bakti Madrasah (Kembara) Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro Tahun 2026 telah resmi berakhir, total jumlah peserta mencapai 2.261 dari Madrasah Tsanawiyah Negeri dan Swasta se-Kabupaten Bojonegoro itu mengikuti Kembara selama tiga hari.

Bertempat di Bumi Perkemahan Growgoland, Desa Ngunut, Kecamatan Dander, Kembara itu berlangsung 28 Agustus kemarin, dan berakhir pada (30/08/2026) hari ini. Kegiatan tersebut sekaligus juga menjadi ajang pembinaan karakter, kemandirian, kedisiplinan, sekaligus penguatan nilai-nilai keagamaan bagi para pelajar madrasah.

Pada pembukaan Kembara 2026 (28/08) kemarin, dihadiri langsung Direktur KSKK Madrasah, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, Kasi Pendidikan Madrasah, Plt. Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Ketua Pokjawas, Kepala Madrasah Negeri se-Kabupaten Bojonegoro, Ketua KKM MTs se-Kabupaten, jajaran Forkopimcam Dander hingga, Kelompok sadar Wisata.

Dalam sambutannya sekaligus membuka kegiatan secara resmi, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah mengajak seluruh peserta untuk menanamkan semangat dan tekad yang kuat dalam menjalani setiap proses kehidupan.

Menurutnya, kehidupan merupakan sebuah proses. Untuk meraih kesuksesan, setiap orang harus siap melewati berbagai tahapan, tantangan, bahkan persoalan yang dihadapi.

“Hidup adalah proses. Untuk menjadi sukses, kita harus melalui proses itu dengan semangat dan tekad yang kuat,” pesannya.

Hadiri Sebagai Pemerintah Kabupaten Bojonegoro serta Ketua Kwartir Cabang Bojonegoro, Nurul Azizah menyampaikan bahwa pendidikan di madrasah memiliki keunggulan tersendiri karena memberikan pendidikan yang lengkap.

Sebab, Kak Nurul, begitu sapaannya di lingkup Kwarcab, tidak hanya membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan umum, melainkan juga memberikan landasan pendidikan agama dan pembentukan karakter.

Kak Nurul berharap kegiatan Kembara dapat menjadi sarana bagi para peserta untuk membangun prinsip hidup dan memiliki tujuan yang jelas. Karena, kehidupan tidak pernah lepas dari berbagai persoalan.

TANAMKAN SEMANGAT dan TEKAD : Kembara 2026 itu juga dihadiri Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah. Dalam sambutannya itu Ia mengajak para peserta untuk menanamkan rasa semangat dan tekad kuat.(istimewa)

Oleh sebab itu, pengalaman mengikuti kegiatan perkemahan seperti Kembara menjadi salah satu modal penting dalam membentuk mental, kemandirian, serta ketangguhan generasi muda dalam menghadapi berbagai tantangan.

Kak Nurul juga mengajak para peserta untuk mengenal lebih dekat potensi alam Kabupaten Bojonegoro. Dijelaskannya, Kawasan Bumi Growgoland merupakan salah satu kawasan wisata yang berada di lahan Perhutani dan dikelola bersama oleh pemerintah desa serta Perhutani.

Hamparan pohon jati yang mengelilingi kawasan tersebut, menurutnya, merupakan salah satu kekayaan alam yang menjadi kebanggaan Bojonegoro. Selain itu, Bojonegoro juga memiliki sejumlah potensi geologi dan sumber daya alam yang terus dikembangkan untuk memberikan kontribusi bagi daerah.

“Kalau kita punya tekad, pasti kita bisa,” tegasnya memberikan motivasi kepada ribuan peserta Kembara.

Lain itu, Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro yang telah memberikan ruang dan semangat kepada generasi muda madrasah melalui kegiatan Kembara.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi embrio awal yang terus berkembang dan dapat dilaksanakan dengan lebih sukses pada tahun-tahun mendatang.

Sementara itu, Direktur KSKK Madrasah dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan kepramukaan memiliki banyak nilai positif yang sangat penting dalam pembentukan karakter generasi muda.

Melalui kegiatan kepramukaan, peserta didik belajar untuk menjadi pribadi yang disiplin, memiliki semangat, tangguh, mandiri, serta mampu bekerja sama dengan orang lain.

Ia juga memberikan dua pesan penting kepada seluruh peserta Kembara sebagai bekal untuk meraih kesuksesan dalam kehidupan.

Pertama, selalu menghormati dan menaati orang tua serta menghormati orang yang lebih tua. Kedua, tidak pernah berhenti untuk terus belajar dan mengembangkan diri.

KOMITMEN : Melalui digelarnya Kembara 2026 ini, sebagai upaya dan komitmen madrasah dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, melainkan memiliki karakter kuat, berakhlakul karimah, mandiri serta disiplin.(istimewa)

“Untuk menjadi orang sukses, hormati dan taati orang tua serta orang yang lebih tua. Kemudian, teruslah belajar dan belajar,” pesannya.

Direktur KSKK Madrasah selanjutnya mengucapkan selamat mengikuti Kembara kepada seluruh peserta. Ia berharap kegiatan tersebut mampu menanamkan nilai kedisiplinan, kemandirian, kepedulian, serta akhlakul karimah dalam diri setiap peserta.

Ia juga berharap seluruh peserta senantiasa diberikan kesehatan dan kebahagiaan, baik lahir maupun batin, serta mampu mengamalkan semangat Kembara yang mengusung semboyan “Rajin, Kreatif, Peduli, dan Terarah.”

Pembukaan Kembara Tingkat MTs se-Kabupaten Bojonegoro Tahun 2026 secara resmi ditandai dengan pelepasan satwa burung, sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan Kemah Bakti Madrasah.

Selama tiga hari itu, ribuan pelajar madrasah akan mengikuti berbagai kegiatan yang tidak hanya mengasah keterampilan dan ketangkasan, tetapi juga memperkuat karakter, spiritualitas, kepedulian sosial, serta semangat kebersamaan.

Terpisah, Ketua Panitia Kembara 2026, Syifuddin Yulianto mengatakan, bahwa Giat tersebut juga dirangkai aksi bagi-bagi paket kepada warga di sekitar lokasi Bumi Perkemahan.

“Total ada 135 paket yang telah dibagikan kepada warga sekitar, masing-masing paket tersebut berisi beras dan mie instan,” katanya.

Selain mengasah keterampilan, ketangkasan, karakter, hingga spiritualitas, ribuan peserta ini juga dilatih meningkatkan kepedulian sosial dan berbagi kebersamaan sesama.

“Hal itu sejalan dengan komitmen madrasah dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, berakhlakul karimah, mandiri, disiplin, serta siap menghadapi berbagai tantangan kehidupan,” tandasnya.(riz/red)