Bojonegoro, Suryanasional.com –
KKN-TK 26 Universitas Bojonegoro (Unigoro) melakukan kegiatan digitalisasi geopark fosil gigi hiu melalui papan informasi tiga bahasa sebagai Warisan Geologi di bukit fosil gigi hiu, Desa Jono, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (7/8/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja yang bertema pelestarian dan digitalisasi potensi lokal, khususnya dalam mendokumentasikan dan mengenalkan warisan alam berupa fosil gigi hiu yang ditemukan di wilayah Desa Jono.
Salah satu bentuk realisasi kegiatan ini adalah pembuatan dan pemasangan papan informasi edukatif yang ditulis dalam tiga bahasa, yaitu: Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Bahasa Mandarin.
Salaj seorang mahasiswa KKNTK-26 Unigoro menyebutkan, bahwa tujuan dari dibuat papan informasi 3 bahasa yaitu menyediakan informasi yang mudah diakses dalam berbagai bahasa.
“Semua dalam upaya menunjang daya tarik wisata lokal, baik untuk warga lokal, pelajar, maupun wisatawan mancanegara, mendukung upaya digitalisasi dan pendokumentasian warisan alam melalui pendekatan visual dan informatif,” katanya.
Dengan selesainya kegiatan ini, kita berharap masyarakat dan pengunjung dapat lebih memahami nilai penting fosil gigi hiu sebagai bagian dari sejarah geologi dan kekayaan alam Desa Jono,,” selain itu juga turut serta dalam menjaga dan memanfaatkannya secara bijak,” katanya mengakhiri.






