BOJONEGORO,Suryanasional.com – Komisi C DPRD Bojonegoro bersama Dinas Pendidikan terus mematangkan kajian terkait kondisi infrastruktur sekolah tingkat SMP di Kabupaten Bojonegoro. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan program perbaikan dan pembangunan sarana pendidikan berjalan tepat sasaran serta tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari (18/5/2026).
Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan ulang data secara objektif bersama Dinas Pendidikan. Verifikasi data tersebut dinilai penting sebagai dasar penyusunan program dan penentuan prioritas penanganan infrastruktur sekolah.
“Untuk jenjang SMP, kami bersama Dinas Pendidikan sudah melakukan pengecekan kembali data secara objektif. Dari hasil itu, kami menyiapkan sejumlah langkah dan solusi terkait kondisi infrastruktur lembaga pendidikan tingkat SMP,” ujarnya.
Menurut Ahmad Supriyanto, hingga saat ini pembahasan masih berada dalam tahap pendalaman kajian. Hasil tersebut merupakan bagian dari rapat kerja antara Komisi C DPRD dengan Dinas Pendidikan guna memastikan setiap program benar-benar sesuai kebutuhan di lapangan.
Ia menegaskan, kehati-hatian dalam proses perencanaan menjadi langkah penting agar program yang nantinya dijalankan tidak menimbulkan persoalan hukum maupun teknis di masa mendatang.
“Program ini belum dijalankan karena kajiannya masih terus ditingkatkan. Jangan sampai kemudian program itu justru bermasalah di kemudian hari. Ini merupakan bentuk mitigasi dari Dinas Pendidikan,” tambahnya.
Selain menyoroti kondisi sarana pendidikan, Komisi C juga mendorong agar pemetaan kebutuhan infrastruktur dilakukan secara menyeluruh, mulai dari ruang kelas, sanitasi sekolah, hingga fasilitas penunjang kegiatan belajar mengajar lainnya. Dengan demikian, intervensi anggaran yang disiapkan pemerintah daerah dapat lebih efektif dan tepat sasaran.
Terkait detail program dan kegiatan yang akan dijalankan, Ahmad Supriyanto menyebut pembahasannya masih menunggu hasil finalisasi dan kesepakatan bersama antara DPRD dan Dinas Pendidikan. Namun demikian, pihaknya memastikan komitmen peningkatan kualitas fasilitas pendidikan tetap menjadi prioritas dalam mendukung mutu pendidikan di Bojonegoro.(Red)






