Lantik 39 Pejabat, Bupati Wahono Tekankan ASN Harus Tingkatkan Pelayanan dan Integritas untuk Masyarakat Bojonegoro

Bojonegoro – Sebanyak 39 pejabat yang terdiri dari pejabat administrator dan pengawas lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro resmi dilantik. Pelantikan yang digelar di Rumah Dinas Bupati pada Jumat (20/02) ini, sebagai bagian dari penyegaran organisasi sektor pelayanan publik.

Dalam suasana yang khidmat itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyumpah jabatan 39 pejabat. Ia menegaskan, rotasi jabatan merupakan hal wajar dalam dinamika sebuah birokrasi. Selain Penyegaran, terlebihnya juga menjadi startegi guna meningkatkan kinerja organisasi.

“Pelantikan ini upaya kita dalam memperkuat organisasi. Kita ingin memastikan, setiap jabatan diisi oleh orang yang tepat, yang mampu bekerja maksimal dan selalu siap menghadapi tantangan agar semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Bupati Wahono juga mengingatkan pentingnya untuk menjaga integritas sebagai Aparatus Sipil Negara (ASN). Menurut Pria asal Desa Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo menilai bahwa integritas adalah fondasi utama dalam menjalankan amanah jabatan.

“Selain itu pula, diharapkan ke 39 pejabat ini, untuk segera mampu beradaptasi dengan cepat terhadap berbagai perubahan dan tantangan yang ada,” ungkapnya.

Lebih dari itu, Ia juga menekankan soal pelayanan publik. Ia mengingatkan kepada setiap pejabat, bahwa ASN adalah pelayan masyarakat, bukan sebaliknya.

“Kita adalah pelayan masyarakat, maka kita jangan minta untuk dilayani, melainkan kitalah yang harus melayani masyarakat,” tegasnya.

Pesan tersebut, menjadi penekanan utama agar seluruh pejabat yang dilantik benar-benar memahami esensi tugasnya. Memberikan pula pelayanan terbaik, membangun kerjasama tim yang solid, serta fokus pada program-program prioritas pembangunan Kabupaten Bojonegoro.

Dengan pelantikan ini, Ia berharap, roda pemerintahan di Kabupaten Bojonegoro semakin solid, adaptif dan berorientasi pada pelayanan publik yang prima demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak nyata bagi masyarakat.(riz/lis)