Bojonegoro – Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro telah usai menggelar sosialisasi dan koordinasi kepada calon penerima dana Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Diniyah dan Guru Swasta (BPPDGS) Tahun 2026.
Dalam sosialisasi yang digelar dua hari kemarin, Disdik Bojonegoro bersama Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro melalui Kasi Pendidikan Dasar Pondok Pesantren (Pd Pontren) turut pula menghadirkan seluruh Kepala Madrasah Diniyah (Madin) di Bojonegoro calon penerima dana BPPDGS Tahun 2026.
Kepala Bidang Pendidikan Mutu Paud dan Pendidikan Non Formal melalui Kasi Peningkatan Mutu Pendidikan Non Formal, Erwin mengatakan, sosialisasi dan koordinasi yang digelar pada 21 dan 22 April kemarin, merupakan salah satu bentuk upaya Disdik Bojonegoro untuk terus memfasilitasi seluruh calon penerima hibah BPPDGS tahun 2026.
“Dalam sosialisasi tersebut, kami juga menghadirkan kepada seluruh Kepala Madin yang telah mengajukan proposal sebagai calon penerima BPPDGS tahun 2026,” ujar Erwin, Kamis (23/04/2026).
Pihaknya menjelaskan, sosialisasi kemarin sebagai tahap kelengkapan data bagi calon penerima, selanjutnya data tersebut akan dilakukan poling oleh Kemenag Bojonegoro, dan dari hasil data tersebut pula menjadi acuan sebagai bahan untuk pengajuan anggaran.
“Jadi, untuk fiks anggarannya berapa, hal itu masih dalam proses,” jelasnya.
Dia melanjutkan, dalam sosialisasi dan koordinasi yang digelar kemarin, bertujuan dalam rangka kelengkapan data bagi seluruh calon penerima BPPDGS tahun 2026.
Ia berharap, bagi calon penerima BPPDGS yang telah mengajukan proposal ke Pemkab, untuk segera melakukan pengisian kelengkapan data, sehingga data tersebut selanjutnya akan langsung divalidasi oleh Kasi PD Pontren Kemenag Bojonegoro.
“Untuk proses pengisian data akan berlangsung hingga 29 April,” tandasnya.(riz/red)






