LKS Dikmen 2026 : Total Ada 51 Jawara, Juara 1 dan 2 Siap Bawa Nama Bojonegoro Berkompetisi di Kancah Provinsi

Bojonegoro – Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Dikmen Kabupaten Bojonegoro tahun 2026 telah resmi digelar. Berlangsung pada 12-14 Februari 2026 kemarin. Setidaknya, ada 51 jawara di 24 bidang lomba yang diperlombakan. SMK Negeri 2 Bojonegoro pun keluar sebagai Juara Umum.

Berlangsung di Aula SMK Negeri 2 Bojonegoro. Ajang LKS Dikmen Bojonegoro Tahun 2026 telah resmi ditutup secara simbolis pada Kamis (26/02/2026) sore ini. Dirangkai pula buka bersama. Berlangsung khidmat, menjadikan sebuah refleksi bertepatan pada bulan Ramadan.

Ketua Panitia LKS Dikmen 2026, Eko Ratmianto mengucapkan rasa syukur dengan keberhasilan dan kesuksesan atas penyelenggaraan acara ini. Menurutnya, melalui kegiatan ini dapat menghasilkan para benih-benih juara terbaik dari berbagai pelajar SMK di Bojonegoro.

“Hari ini penutupan LKS Dikmen 2026 sekaligus penyerahan hadiah, dan sertifikat bagi para juara. Ini menjadi tanda bahwa pelaksanaan LKS Dikmen Bojonegoro Tahun 2026 yang dilaksanakan pada 12 sampai 14 Februari 2026 ini berjalan dengan lancar dan sukses,” ujar Eko Ratmianto kepada suryanasional.com, usai penyerahan hadiah dan tropi pemenang.

Menurutnya, dalam pelaksanaan LKS Dikmen Bojonegoro Tahun 2026 ini, terdapat 24 bidang lomba, diikuti pula sekitar 91 peserta. Serta, perwakilan juara 1 dan 2 dari ke 51 jawara ini akan mewakilkan Kabupaten Bojonegoro di ajang LKS Dikmen Jawa Timur. Ia pun berharap perwakilan provinsi ini dapat tembus Tingkat Nasional.

“Tentunya, diharapkan para perwakilan Bojonegoro ini akan ada yang tembus di ajang LKS Dikmen Tingkat Nasional,” terangnya.

Senada, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro dan Tuban, Hidayat Rahman mengatakan, tujuan kompetisi ini, bukan hanya semata-mata sebagai ajang peningkatan kompetensi siswa saja. Namun mengajarkan tentang kompetisi yang sehat, berkualitas, dan pula fairplay.

“Serta pula, kegiatan ini sekaligus menjadi wadah silaturahmi antar lembaga sekolah, siswa, guru pembimbing dan para Kepala Sekolah di Bojonegoro,” tandasnya.(riz/red)