Bojonegoro, Suryanasional.com – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam bentuk menu kering selama bulan Ramadan menuai sorotan tajam dari publik. Perbincangan hangat di media sosial hingga pemberitaan memicu respons cepat dari legislatif.
Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro yang juga Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, meminta seluruh Kepala Satuan Penyelenggara Pemenuhan Gizi (SPPG) segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program tersebut.
“Ramai terkait menu MBG kering di bulan Ramadan, baik itu di medsos maupun pemberitaan. Kami mengharapkan kepada semua Kepala SPPG untuk melakukan evaluasi dan perbaikan, baik itu terkait menu, gizi maupun kewajaran,” tegas pria yang akrab disapa Mas Pri, Selasa (24/2/2026).
Menurutnya, evaluasi menjadi langkah penting agar program tetap berjalan sesuai tujuan awal, yakni memastikan asupan gizi yang layak bagi para penerima manfaat meskipun dalam suasana ibadah puasa.
Ia mengakui bahwa kenaikan harga bahan pokok serta kebutuhan dapur menjadi tantangan tersendiri dalam pelaksanaan program. Namun, kondisi tersebut tidak boleh dijadikan alasan untuk menurunkan kualitas maupun standar kandungan gizi.
“Kami sangat memahami bahwa saat ini semua harga komoditas mahal. Tetapi kualitas menu dan kandungan gizi tetap harus diperhatikan agar program ini tidak melenceng dari tujuannya,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, Komisi C DPRD Bojonegoro berencana mengundang pihak SPPG dalam forum diskusi terbuka guna membahas persoalan tersebut dan merumuskan solusi konkret.
“Kami akan mengkonfirmasi ke pihak SPPG untuk kami ajak diskusi dengan cara mengundang mereka, agar ada perbaikan yang konkret,” jelasnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi) agar penyusunan menu MBG selama Ramadan tetap mengacu pada kaidah dan standar gizi yang tepat.
“Termasuk kami akan mengkonfirmasi Ketua Persagi terkait pembuatan menu MBG, supaya penyusunan menu benar-benar sesuai kaidah gizi,” pungkasnya.
Dengan evaluasi serta pengawasan yang lebih ketat, DPRD berharap pelaksanaan program MBG di Kabupaten Bojonegoro tetap berjalan optimal dan benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi para siswa penerima manfaat.(red)






