Bojonegoro – Baru-baru ini Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar menyampaikan pernyataan resmi bagi seluruh jajaran Kementerian Agama untuk menerapkan sistem work from home (WFH).
Melalui salah satu unggahan resmi Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama RI, dalam video berdurasi 2 menit 17 detik itu, Nasaruddin Umar mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama untuk menerapkan sistem WFH.
“Mulai Jumat pekan ini Insyaallah kita akan menerapkan WFH, saya mengajak kepada seluruh jajaran Kementerian Agama dimana pun berada untuk menyikapinya dengan kesadaran dan tanggung jawab,” ujar Menag RI dalam satu postingan video pernyataan resmi @pendiskemenag beberapa hari lalu.
Menanggapi penyataan tersebut, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro telah menerapkan sistem WFH atau biasa disebut sistem bekerja dari rumah. Hal itu disampaikan langsung PLt Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU) Kantor Kemenag Bojonegoro, Sholihul Hadi, Jumat (17/04/2026).
“Mulai Jumat pekan ini, sebagian besar telah menerapkan sistem WFH, sesuai dengan ketentuan dari Menteri Agama RI, sistem tersebut akan diterapkan satu kali dalam sepekan, tepatnya hari Jumat,” kata PLt Kasubag TU, Sholihul Hadi.
Meski demikian, Ia meminta kepada seluruh pegawai lingkup Kemenag Bojonegoro mulai dari Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), penyuluh, penghulu, dan satuan pendidikan madrasah di Bojonegoro untuk tetap memberikan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat meski dengan adanya pola perubahan kerja.
“Pelayanan masyarakat jauh lebih utama, meski ada penerapan WFH, jangan sampai mengurangi sedikitpun kualitas pelayanan Kemenag Bojonegoro,” tandasnya.(riz/red)








