Pemkab Bojonegoro Terima Kunjungan Peserta Stula Pelatihan Kepemimpinan Administrator

Bojonegoro, Suryanasional.com– Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menerima kunjungan peserta Studi Lapangan (Stula) Pelatihan Kepemimpinan Administrator Angkatan VI dan VII Pola Kontribusi yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur.

Kunjungan diterima di Ruang Angling Dharma, Kantor Pemerintah Kabupaten Bojonegoro pada Selasa (12/8/2025). Hadir dalam acara ini, Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah.

Ketua Rombongan Studi Lapangan sekaligus Widyaiswara Ahli Utama, Dr. Margo Yuwono, yang mewakili Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 90 peserta pejabat eselon III.

“Para peserta berasal dari berbagai instansi pemerintah, baik dari lingkup Pemerintah Provinsi Jawa Timur maupun dari provinsi lain, seperti Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan, serta dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur,” kata Dr. Margo Yuwono.

Kegiatan Studi Lapangan ini memiliki tujuan memberikan pengalaman dan pembelajaran nyata dalam menghadapi serta menyelesaikan berbagai persoalan (problem-solving) di unit kerja pemerintahan.

“Selain itu, juga dalam upaya serta mendorong terciptanya pejabat administrator yang kreatif dan mampu melakukan advokasi kebijakan, melalui aplikasi pembelajaran kepemimpinan di lokasi kerja nyata (lokus) guna merumuskan solusi maupun inovasi kreatif,” imbuh ia.

Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh BPSDM Provinsi Jawa Timur dengan menjadikan Kabupaten Bojonegoro sebagai salah satu lokus kegiatan.

“Selamat datang di Bojonegoro. Tunjukkan dedikasi dan berikan kontribusi terbaik. Tentu pimpinan mengharapkan peningkatan kapasitas dari para peserta. Oleh karena itu, hasilkanlah yang terbaik, baik untuk Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Provinsi masing-masing,” katanya.

Kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan studi lapangan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah ditentukan sebagai lokus pembelajaran. (Prokopim).

News Feed